Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Dirawat Hampir Sepekan, Susik Bondres Meninggal Dunia
Selasa, 15 Mei 2018,
19:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Singaraja. Bali kehilangan tokoh atau seniman bondres kawakan yang sangat dikenal dengan guyonan "Nyan Galakine Jak Memek" dalam setiap penampilannya. Made Ngurah Sadika (54), seniman dibalik nama Susik Bondres akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Kabupaten Buleleng, Selasa (15/5/2018) sekitar pukul 04.00 wita setelah menjalani perawatan selama hampir sepekan.
Sadik panggilan akrab pemeran Susik Bondres meninggalkan seorang istri, Luh Rening (44) dan dua orang anak Gede Arya Dharmadi (28) dan Made Ari Dharmini (23) setelah hampir 8 bulan menjalani perawatan secara intensif akibat komplikasi dan gagal ginjal yang dialaminya, bahkan seminggu dua kali harus melakukan cuci darah.
Gede Arya Dharmadi, putra sulung Ngurah Sadika mengatakan, seminggu sebelumnya telah menjalani perawatan secara intensif di RSUD Buleleng, setelah kondisi tubuh ayahnya mengalami penurunan.
"Bapak sempat dirawat di RSUD selama seminggu lebih. Kekurangan darah saat kontrol, makanya harus diopname. Sejak itu bapak terus kondisinya drop. Diagnosa terakhir, katanya bapak ada penyempitan tulang belakang," ungkap putra pertamanya,
Saat ini, jenazah Susik Bondres sudah dibawa ke rumah duka, di Jalan Kresna V/5, Kelurahan Kendran, Singaraja. Banyak pelayat dari berbagai kalangan mulai menyambangi rumah duka, pasca mendengar kabar meninggalnya Susik.
Masyarakat Buleleng dan Bali secara umum memang tidak bisa melupakan ciri khas banyolan lawakan Susik Bondres sejak tahun 1986 yang memerankan sosok gadis centil, sok pintar, dan sok cantik.
"Memang tidak ada firasat apa-apa saya, sebelum bapak meninggal. Cuma bapak panggil saya, kening saya dicium bapak beberapa kali," ucap Made Ari Dharmini, putri keduanya.
Luh Rening hingga saat ini masih tidak menyangka, jika seniman kelahiran 22 Agustus 1964 asal Banjar Kelod Kauh, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, sudah meninggalkan dirinya bersama kedua anaknya untuk selama-lamanya. Rening pun mengaku, tidak memiliki firasat apapun sebelum suaminya meninggal.
Hanya saja diakui Rening, sebelum meninggal Susik sudah mengeluhkan kondisinya yang sudah tidak kuat, apalagi sakit yang diderita dianggap sudah parah.
"Sebelumnya, sempat mengeluh bilang tidak kuat, mau meninggal saja. Saya larang bicara begitu. Tapi, kenyataan benar," kata Rening.
Jika tidak halangan, menurut rencana jenazah Susik akan diupacarai Ngaben pada tanggal 22 Mei 2018.
"Bapak sempat hanya pesan, kalau meninggal agar upacara Ngaben di rumah Kresna saja. Kalau pas upacara bakarnya, baru dibawa ke Setra di Desa Panji," tutur Rening dengan raut wajah sedih.
Kabar duka meninggalnya susik bondres terus menyebar ke sejumlah masyarakat, silih berganti sejumlah pelayat datang ke rumah duka termasuk sejumlah seniman Buleleng yang merasa kehilangan dengan aksi Sang Maestro. Selamat Jalan Susik Bondres. [bbn/tha/psk]
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4655 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2624 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2280 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026