Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Bali Liang: Paket Wisata ke Bali Dijual Sangat Murah
Senin, 18 Juni 2018,
07:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Perkumpulan Biro Perjalanan Wisata (BPW) Bali Liang (market Tiongkok) menyoroti murahnya paket wisata ke Bali yang dijual biro perjalanan wisata tertentu. Hal ini dinilai akan merugikan dunia pariwisata Bali. Bali Liang meminta agar hal ini diatur untuk menjaga kualitas dunia pariwisata Bali dan melindungi pelaku usaha pariwisata atau BPW yang resmi.
[pilihan-redaksi]
Hal ini disampaikan Ketua Perkumpulan Biro Perjalanan Wisata Bali Liang, Elsye Deliana di Denpasar, belum lama ini. Wanita yang akrab dipanggil Meilan ini menambahkan, saat ini banyak BPW ilegal yang beroperasi di Bali, tanpa memiliki ijin resmi dari pihak berwenang dan juga tidak membayar pajak kepada negara.
"Banyak BPW tidak berijin yang beroperasi di Bali, bahkan hingga bertahun-tahun," tandasnya.
BPW ilegal, khususnya market Tiongkok, kata Mei lan berbisnis di Bali tanpa ijin dan juga merusak harga pasar. BPW ini diduga menjual paket tur ke Bali dengan harga sangat murah.
[pilihan-redaksi2]
"Contohnya, ada yang menawarkan tur ke Bali dari Beijing selama 6 hari, 1 malam di Singapura, 5 hari di Bali hanya Rp 5 juta sudah termasuk tiket pesawat pulang pergi, hotel, makan, dan trasnportasi selama tur. Bahkan ada lagi paket tur ke Bali yang harganya lebih murah. Bagaimana kami BPW yang resmi di Bali bisa bersaing dengan mereka itu," ujarnya.
Meilan berharap kedepan upaya penertiban BPW bodong di Bali terus dilakukan secara konsisten. BPW yang tidak berijin agar ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.
"Market wisatawan Tiongkok ke Bali sangat besar. Setiap hari ada 10 hingga 15 pesawat dengan 2.000 hingga 3.000 penumpang yang datang ke Bali. Tahun 2018 ditargetkan ada 2 juta wisatawan Tiongkok ke Bali. Akan banyak travel yang muncul, jika tidak ditertibkan akan muncul persaingan yang tidak sehat. Mari kita berbisnis sesuai dengan aturan yang ditentukan pemerintah, bersaing yang sehat, dan ikut peraturan daerah Bali," pungkasnya.[bbn/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2284 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2223 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026