Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Bawaslu Bali: TPS di Buleleng Paling Rawan Saat Pilgub
Senin, 25 Juni 2018,
13:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Badan Pengawas Pemilihan Umum atau Bawaslu Provinsi Bali, menyatakan telah melakukan pemetaan kerawanan tempat pemungutan suara (TPS) menjelang pemilihan Gubernur Bali pada Rabu 27 Juni. Hasilnya, TPS di Kabupaten Buleleng dinyatakan sebagai yang paling rawan.
"Pemetaan ini kita lakukan berdasar pada 6 variabel dan 15 indikator. Dari beberapa variabel dan indikator tersebut, Buleleng dianggap sebagai lokasi pemilihan paling rawan," jelas Ketua Bawaslu Provinsi Bali, Ketut Rudia, di kantor Bawaslu Bali, kawasan Renon, Denpasar, Senin (25/6/2018).
Keenam variabel yang dimaksud antara lain akurasi data pemilih atau hilangnya hak pilih, politik uang, netralitas kampanye, pemungutan suara, dan kampanye.
Pada variabel akurasi data pemilih, sebanyak 12,1 persen atau total 763 TPS di Bali dianggap rawan. dari 763 TPS rawan tersebut terbanyak di kabupaten Buleleng yakni sebesar 307 TPS. Sisanya antara lain 162 di Tabanan, 113 di Gianyar, 61 di Jembrana, 47 di Denpasar, 46 di Karangasem, 17 di Klungkung dan 10 di Bangli.
"Begitu juga dengan money politic atau politik uang, dengan total 81 TPS rawan se-Bali atau 1,3 persen, terbanyak adalah kabupaten Buleleng dengan jumlah 39 TPS. Pada variabel netralitas KPPS, dengan persentase 0,2 persen se bali, 6 tps paling rawan juga di Buleleng,"jelas Rudia.
Tingkat kerawanan sendiri, kata Rudia, dibagi menjadi 3 kategori yakni rawan, rawan sedang, dan rawan tinggi.
Dari 3 kategori rawan tersebut, Kabupaten Buleleng ada dalam posisi rawan tinggi atau paling rawan. Enam kabupaten ada dalam posisi rawan sedang yakni Gianyar, Klungkung, Karangasem, Bangli, Tabanan, dan Denpasar. Sementara dua masuk kategori rawan yakni Jembrana dan Badung.
"Pemetaan dilakukan Bawaslu Bali mulai tanggal 10 Juni hingga 22 Juni 2018 lalu. Data ini sifatnya tidak statis namun masih bisa terus berubah. Kita akan terus melakukan patroli di daerah yang paling rawan," ujar mantan wartawan koran ini. [bbn/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026