Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Bawaslu Bali: TPS di Buleleng Paling Rawan Saat Pilgub
Senin, 25 Juni 2018,
13:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Badan Pengawas Pemilihan Umum atau Bawaslu Provinsi Bali, menyatakan telah melakukan pemetaan kerawanan tempat pemungutan suara (TPS) menjelang pemilihan Gubernur Bali pada Rabu 27 Juni. Hasilnya, TPS di Kabupaten Buleleng dinyatakan sebagai yang paling rawan.
"Pemetaan ini kita lakukan berdasar pada 6 variabel dan 15 indikator. Dari beberapa variabel dan indikator tersebut, Buleleng dianggap sebagai lokasi pemilihan paling rawan," jelas Ketua Bawaslu Provinsi Bali, Ketut Rudia, di kantor Bawaslu Bali, kawasan Renon, Denpasar, Senin (25/6/2018).
Keenam variabel yang dimaksud antara lain akurasi data pemilih atau hilangnya hak pilih, politik uang, netralitas kampanye, pemungutan suara, dan kampanye.
Pada variabel akurasi data pemilih, sebanyak 12,1 persen atau total 763 TPS di Bali dianggap rawan. dari 763 TPS rawan tersebut terbanyak di kabupaten Buleleng yakni sebesar 307 TPS. Sisanya antara lain 162 di Tabanan, 113 di Gianyar, 61 di Jembrana, 47 di Denpasar, 46 di Karangasem, 17 di Klungkung dan 10 di Bangli.
"Begitu juga dengan money politic atau politik uang, dengan total 81 TPS rawan se-Bali atau 1,3 persen, terbanyak adalah kabupaten Buleleng dengan jumlah 39 TPS. Pada variabel netralitas KPPS, dengan persentase 0,2 persen se bali, 6 tps paling rawan juga di Buleleng,"jelas Rudia.
Tingkat kerawanan sendiri, kata Rudia, dibagi menjadi 3 kategori yakni rawan, rawan sedang, dan rawan tinggi.
Dari 3 kategori rawan tersebut, Kabupaten Buleleng ada dalam posisi rawan tinggi atau paling rawan. Enam kabupaten ada dalam posisi rawan sedang yakni Gianyar, Klungkung, Karangasem, Bangli, Tabanan, dan Denpasar. Sementara dua masuk kategori rawan yakni Jembrana dan Badung.
"Pemetaan dilakukan Bawaslu Bali mulai tanggal 10 Juni hingga 22 Juni 2018 lalu. Data ini sifatnya tidak statis namun masih bisa terus berubah. Kita akan terus melakukan patroli di daerah yang paling rawan," ujar mantan wartawan koran ini. [bbn/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3879 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2486 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2013 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1941 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026