Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Sekaa Gong Yowana Wira Bumi Tampilkan Fragmen Tari Jatuhnya Rasi Bisma
Sabtu, 30 Juni 2018,
16:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Sekaa Gong Yowana Wira Bumi Desa Pekraman Tangkas, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung berhasil memukau ribuan pengunjung Pesta Kesenian Bali XL Tahun 2018 lewat Fragmen Tari Jatuhnya Rasi Bisma di Panggung terbuka Ardha Candra, Denpasar, Jumat (29/6/2018) malam.
[pilihan-redaksi]
Fragmen Tari Jatuhnya Rasi Bisma ini merupakan karya dari Seniman Klungkung Berani (SEKUNI) kolaborasi bersama Sekaa Gong Yowana Wira Bumi Desa Pekraman Tangkas. Penata tari fragmentari ini Wah Lanyu dengan Dalang Dewa Ketut Wicaksana.
Fragmen Tari Jatuhnya Rasi Bisma ini merupakan karya dari Seniman Klungkung Berani (SEKUNI) kolaborasi bersama Sekaa Gong Yowana Wira Bumi Desa Pekraman Tangkas. Penata tari fragmentari ini Wah Lanyu dengan Dalang Dewa Ketut Wicaksana.
Fragmentari ini mengisahkan sumpah seorang dewi bernama Dewi Amba kepada Bisma dimana hutang nyawa harus dibayar nyawa. Ditengah tengah peperangan yang sengit dalam menghadapi Pandawa, tiba tiba Rsi Agung Bisma dari pihak Korawa terdiam diri setelah melihat bayangan Dewi Amba dalam diri Srikandi yang berada didepannya.
Seketika itu pula kesempatan itu dimanfaatkan oleh Srikandi dan pasukan Pandawa untuk melepaskan anak panah secara bertubi tubi mengenai tubuh Rsi Agung Bisma. Seketika itu pula Rsi Bisma roboh dengan puluhan anak panah dari Pandawa menancap di tubuhnya. Di saat bersamaan pula gemerlap kembang api ikut menghidupkan suasana panggung yang sekaligus mengakhiri fragmentari.
[pilihan-redaksi2]
Pada malam itu, duta Kabupaten Klungkung juga menampilkan Tabuh Lelambatan Kukus Ing Utara yang mengisahkan fenomena erupsi gunung Agung, Tari Kreasi Yati Ripu yang mengisahkan tentang upaya manusia memerangi dan mengendalikan sifat buruknya serta Tari Kebyar Terompong yang merupakan sebuah tari yang memadukan unsur gerak tari dengan permainan gamelan alat musik terompong.
Pada malam itu, duta Kabupaten Klungkung juga menampilkan Tabuh Lelambatan Kukus Ing Utara yang mengisahkan fenomena erupsi gunung Agung, Tari Kreasi Yati Ripu yang mengisahkan tentang upaya manusia memerangi dan mengendalikan sifat buruknya serta Tari Kebyar Terompong yang merupakan sebuah tari yang memadukan unsur gerak tari dengan permainan gamelan alat musik terompong.
Turut hadir menyaksikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Ny. Ayu Suwirta, Sekda Gede Putu Winastra serta para Kepala Perangkat Daerah Klungkung yang memenuhi bangku undangan. Kehadiran rombongan orang nomor satu di Klungkung ini guna memberikan semangat para seniman Klungkung yang tampil menghadapi para seniman kabupaten tabanan. Pertunjukan yang usai pada pukul 23.30 ini pun diakhiri dengan sesi photo bersama bupati Suwirta dengan para personil sekaa Gong Yowana Wira Bumi Desa Tangkas. (bbn/rls/klk/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2752 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026