Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Denpasar Miliki Puskesmas Dengan Akreditasi Paripurna
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kota Denpasar menjadi salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki puskesmas dengan akreditasi paripurna. Sedangkan untuk di wilayah Provinsi Bali, Denpasar menjadi satu-satunya daerah yang puskesmasnya mendapatkan akreditasi Paripurna yaitu Puskesmas II Denpasar Barat. Hal tersebut diungkapkan Ketua Tim Akreditasi Kementerian Kesehatan RI, Reyni Anasiru di sela-sela melakukan survei akreditasi di Puskesmas II Denpasar Utara, Rabu (18/7) di Hotel Puri Saron, Denpasar.
Menurut Reyni Anasiru, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kota Denpasar memberikan perhatian serius terhadap pembangunan kesehatan terutama di tingkat puskesmas. "Kami mengapresiasi Pemkot Denpasar yang telah serius memperhatikan kesehatan masyarakat, yakni dengan pembangunan kelengkapan fasilitas sarana dan prasana puskesmas setempat," kata Reyni Anasiru,
Reyni Anasiru menyebutkan di Indonesia hanya empat puskesmas yang berhasil meraih akreditasi Paripurna yaitu Denpasar, Jakarta, Jawa Timur dan Lampung. "Akreditasi puskesmas merupakan tolak ukur dalam memberikan pelayanan pada masyarakat. Sehingga semua puskesmas dari Sabang sampai Maraoke memiliki sistem operasional prosedur (SOP) pelayanan yang sama," ujar Reyni Anasiru.
Reyni Anasiru berharap ke depannya semakin banyak puskesmas-puskesmas dapat meraih predikat akreditasi Paripurna. Dalam akreditasi ini indikator yang dilihat, mulai dari administrasi manajemen, usaha kesehatan masyarakat (UKM) dan usaha kesehatan perorangan (UKP).
Sekda Kota Denpasar Anak Agung Ngurah Rai Iswara yang menerima tim akreditasi mengatakan, sekarang ini semua organisasi perangkat daerah (OPD) dituntut mampu memberikan pelayanan yang profesional. Termasuk juga dalam pelayanan kesehatan yang dilakukan puskesmas.
Ia mengatakan dalam proses pembangunan ada tiga hal dasar yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan pembangunan, yaitu kesehatan, pendidikan dan infrastruktur. Pemerintah Kota Denpasar sangat komitmen terhadap ketiga dasar pembangunan tersebut seperti kesehatan. Tanpa ada kesehatan sangat mustahil dalam melaksanakan pembangunan lainnya. "Bapak Wali Kota Rai Mantra dan Bapak Wakil Walikota IGN Jaya Negara terus mempersiapkan mulai dari sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana serta meningkatkan peran serta masyarakat untuk pembangunan kesehatan," papar Rai Iswara.
Rai Iswara mengatakan persiapan SDM terus dilakukan dengan memberikan pelatihan sesuai dengan keahliannya. Sedangkan sarana dan prasarana juga terus dilakukan sehingga dapat memberikan pelayanan yang maksimal. Saat ini semua puskesmas yang ada di Kota Denpasar memiliki sarana dan prasaran yang memadai untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Saya harap melalui akreditasi ini semakin memantapkan puskesmas dalam memberikan pelayanan sesuai yang diingikan masyarakat," tegas Rai Iswara.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini menambahkan dari 11 puskesmas yang ada di Kota Denpasar tinggal puskesmas II Denpasar Utara yang baru diakreditasi. Sri Armini lebih lanjut mengatakan survei akreditasi yang dilakukan untuk memastikan pelayanan yang dilakukan puskesmas sesuai dengan aturan yang telah ditentukan. Sehingga dalam memberikan pelayanan dapat memberikan kenyamanan dan keselamatan pada masyarakat atau pasien dan juga memberikan keselamatan bagi yang memberikan pelayanan.[bbn/rlsdps/mul]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2035 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1803 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun