Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Gairahkan Tradisi, Bupati Artha Dorong Usulan Makepung Gubernur Cup
Selasa, 7 Agustus 2018,
09:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com,Jembrana. Bupati Jembrana I Putu Artha segera berkoordinasi dengan Gubernur terpilih terkait usulan dari sekaa Makepung untuk penyelenggaraan Gubernur Cup seperti yang pernah dilaksanakan sebelumnya agar kembali menggairahkan tradisi Makepung sekaligus mendukung pariwisata Bali.
[pilihan-redaksi]
“Mudah mudahan pada akhir tahu atau tahun depan sudah bisa digelar,“ ungkapnya saat penyelenggaraan Makepung Bupati Cup 2018 di Sirkuit Satwa Jayante, Desa Tuwed Melaya, minggu (5/8).
“Mudah mudahan pada akhir tahu atau tahun depan sudah bisa digelar,“ ungkapnya saat penyelenggaraan Makepung Bupati Cup 2018 di Sirkuit Satwa Jayante, Desa Tuwed Melaya, minggu (5/8).
Ia juga mengatakan, Makepung sebagai salah satu warisan tradisi khas Jembrana sehingga harus tetap dilestarikan. Tantangan mekepung khususnya bagi sekaa juga disadari cukup berat, khususnya dari sisi biaya serta regenerasi. Karena itu Ia sangat mengapresiasi digelarnya Mekepung Bupati Cup tahun ini.
“Mekepung itu merupakan tradisi khas yang hanya ada di Jembrana selain kesenian Jegog. Karena itu sudah wajib harus kita lestarikan, dengan rutin menggelar event. Pesertanya juga tidak boleh stagnan harus terus bertambah, sehingga generasi kita yang mendatang tetap tahu apa itu mekepung,” ujar artha.
Ia juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperjuangkan kelestarian mekepung, salah satunya dengan menganggarkan perbaikan sarana prasarana penunjang, seperti sirkuit dan lintasan mekepung.
Sementara itu dalam kejuaraan Makepung tersebut, tuan rumah, Ijogading Barat, sukses menjuarai Makepung Bupati Cup. Mekepung Bupati Cup tahun ini memperebutkan hadiah total sebesar Rp90 juta, merupakan event tahunan yang sengaja digelar guna menyambut Hut Kemerdekaan RI ke-73 serta HUT Kota Negara ke-123.
[pilihan-redaksi2]
Tahun ini Ijogading Barat menerjunkan 145 pasang kerbau, sedangkan tim ijogading timur 117 pasang kerbau. Kendati demikian perlombaan berlangsung seru , joki masing-masing tim saling berupaya keras mengalahkan lawan-lawannya . Ditambah lagi jalur lintasan yang agak becek karena hujan malam sebelumnya, menambah ketat pertandingan.
Tahun ini Ijogading Barat menerjunkan 145 pasang kerbau, sedangkan tim ijogading timur 117 pasang kerbau. Kendati demikian perlombaan berlangsung seru , joki masing-masing tim saling berupaya keras mengalahkan lawan-lawannya . Ditambah lagi jalur lintasan yang agak becek karena hujan malam sebelumnya, menambah ketat pertandingan.
Di hadapan ribuan penonton termasuk sejumlah wisatawan, para joki dari blok Ijogading Barat yang menggunakan segaram serta bendera warna hijau mendominasi dalam pertandingan Regu A, B, serta C, dengan 45 poin. Sedangkan Ijogading Timur dengan seragam berwarna merah, hanya mampu meraup 14 poin.
"Seluruh hadiah tidak ada yang dibawa pulang. Kita kembalikan lagi untuk berbagai keperluan seka mekepung yang operasionalnya cukup besar. Ini juga untuk kebersamaan,” ujar Made Mara, Ketua Panitia Mekepung Bupati Cup 2018. (bbn/jim/rob)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6039 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2365 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2253 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026