Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pelestarian Warisan Budaya tak Benda, Jembrana Gelar Lomba Jegog
Jumat, 31 Agustus 2018,
09:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com,Jembrana. Menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 73 dan HUT Kota Negara ke 123, Pemkab Jembrana mengadakan Lomba Jegog yang di laksanakan Kamis (30/8) di Stage Ardha Candra Pura Jagatnatha Negara sebagai ajang pelestarian warisan budaya tak benda yang diakui Unesco.
[pilihan-redaksi]
Lomba yang bertujuan melestarikan seni Jegog, meningkatkan kreativitas sekaa jegog dalam bentuk tabuh dan tari kreasi jegog disaksikan oleh Bupati Jembrana I Putu Artha, Kepala–Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Jembrana dan ribuan penggemar jegog yang memadati stage.
Lomba yang bertujuan melestarikan seni Jegog, meningkatkan kreativitas sekaa jegog dalam bentuk tabuh dan tari kreasi jegog disaksikan oleh Bupati Jembrana I Putu Artha, Kepala–Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Jembrana dan ribuan penggemar jegog yang memadati stage.
Pada lomba kali ini tampil tiga sekaa jegog yaitu Sekaa Jegog Anantha Swara Pekutatan, Suara Murti Kecamatan Negara, Kerta Suara Meong Garong Melaya. Setiap kecamatan menampilkan masing–masing satu sekaa jegog, sedangkan sekaa jegog dari Kecamatan Mendoyo dan Jembrana akan tampil di hari berikutnya (31/8). Lomba kali ini dinilai oleh tiga juri yaitu Wayan Sudiartawan, Ida Bagus Sulinggih dan I Putu Adi Arianta.
Menurut juri Wayan Sudiartawan, yang dinilai dalam lomba kali ini adalah ide garapan, teknik, keutuhan dan penampilan. “Setiap sekaa wajib menampilkan tabuh truntungan klasik, tari kreasi baru majejangeran, tabuh kreasi karya baru, tabuh petegak klasik dan bebarungan berdurasi 5 menit,” kata Sudiartawan.
[pilihan-redaksi2]
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, Nengah Alit, menyampaikan hadiah yang diberikan berupa hadiah uang, untuk juara pertama sebesar Rp 8 juta, kedua Rp 7 Juta, ketiga 6 juta, harapan 1 Rp 5 juta, harapan 2 Rp 4 juta. Menurut Alit, tujuan lomba kali ini adalah untuk pelestarian seni jegog terlebih jegog sudah diakui sebagai warisan budaya tak benda.
“Tugas kami di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana adalah memfasilitasi keberadaan jegog, sesuai dengan konsep kebudayaan yaitu penggalian, pelestarian dan pengembangan,” ungkap Alit. (bbn/Jim/rob)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026