Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Antisipasi Lahar Dingin, Dinas PUPR Karangasem Normalisasi 9 Sungai
Jumat, 7 September 2018,
23:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com,Karangasem. Untuk mengantisipasi apabila terjadi aliran lahar dingin material Erupsi Gunung Agung, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karangasem menormalisasi sembilan aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.
[pilihan-redaksi]
"Ya ini kita lakukan untuk antisipasi aliran lahar dingin," kata Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR, I Made Wiguna. Jumat (07/09).
"Ya ini kita lakukan untuk antisipasi aliran lahar dingin," kata Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR, I Made Wiguna. Jumat (07/09).
Menurut Wiguna, sungai-sungai yang menjadi prioritas untuk dinormalisasi yakni aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung atau punya riwayat teraliri lahar dingin pada letusan Gunung Agung 1963 dan berdekatan dengan tempat umum seperti pemukiman dan tempat ibadah.
Sementara itu, untuk pendanaan normalisasi ini melalui APBD Induk tahun 2018. Untuk satu paket normalisasi dianggarkan Rp180 juta, dengan rata-rata panjang sungai yang dinormalisasi 300 sampai 400 meter lebar 8 sampai 11 meter sedalam 6 meteran.
[pilihan-redaksi2]
Hanya saja, diakui Wiguna sampai saat ini usulan normalisasi sungai masih ada yang belum bisa terealisasi salah satunya adalah sungai kerkuk. Di satu sisi, Dinas PUPR Karangasem juga sudah mengusulkan ke Kementrian PUPR serta Balai Wilayah Sungai (BWS) Penida untuk menormalisasi 10 daerah aliran suungai (DAS) yang tentunya mengacu dengan sejarah Erupsi Gunung Agung tahun 1963.
Hanya saja, diakui Wiguna sampai saat ini usulan normalisasi sungai masih ada yang belum bisa terealisasi salah satunya adalah sungai kerkuk. Di satu sisi, Dinas PUPR Karangasem juga sudah mengusulkan ke Kementrian PUPR serta Balai Wilayah Sungai (BWS) Penida untuk menormalisasi 10 daerah aliran suungai (DAS) yang tentunya mengacu dengan sejarah Erupsi Gunung Agung tahun 1963.
Dari seluruh usulan, tidak serta merta semuanya disetujui, ada berapa yang ditolak lantaran dianggap sungai berada jauh dari pemukiman karena yang diprioritaskan sungai sungai yang berada di dekat permukiman. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026