Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Antisipasi Lahar Dingin, Dinas PUPR Karangasem Normalisasi 9 Sungai
Jumat, 7 September 2018,
23:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com,Karangasem. Untuk mengantisipasi apabila terjadi aliran lahar dingin material Erupsi Gunung Agung, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karangasem menormalisasi sembilan aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.
[pilihan-redaksi]
"Ya ini kita lakukan untuk antisipasi aliran lahar dingin," kata Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR, I Made Wiguna. Jumat (07/09).
"Ya ini kita lakukan untuk antisipasi aliran lahar dingin," kata Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR, I Made Wiguna. Jumat (07/09).
Menurut Wiguna, sungai-sungai yang menjadi prioritas untuk dinormalisasi yakni aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung atau punya riwayat teraliri lahar dingin pada letusan Gunung Agung 1963 dan berdekatan dengan tempat umum seperti pemukiman dan tempat ibadah.
Sementara itu, untuk pendanaan normalisasi ini melalui APBD Induk tahun 2018. Untuk satu paket normalisasi dianggarkan Rp180 juta, dengan rata-rata panjang sungai yang dinormalisasi 300 sampai 400 meter lebar 8 sampai 11 meter sedalam 6 meteran.
[pilihan-redaksi2]
Hanya saja, diakui Wiguna sampai saat ini usulan normalisasi sungai masih ada yang belum bisa terealisasi salah satunya adalah sungai kerkuk. Di satu sisi, Dinas PUPR Karangasem juga sudah mengusulkan ke Kementrian PUPR serta Balai Wilayah Sungai (BWS) Penida untuk menormalisasi 10 daerah aliran suungai (DAS) yang tentunya mengacu dengan sejarah Erupsi Gunung Agung tahun 1963.
Hanya saja, diakui Wiguna sampai saat ini usulan normalisasi sungai masih ada yang belum bisa terealisasi salah satunya adalah sungai kerkuk. Di satu sisi, Dinas PUPR Karangasem juga sudah mengusulkan ke Kementrian PUPR serta Balai Wilayah Sungai (BWS) Penida untuk menormalisasi 10 daerah aliran suungai (DAS) yang tentunya mengacu dengan sejarah Erupsi Gunung Agung tahun 1963.
Dari seluruh usulan, tidak serta merta semuanya disetujui, ada berapa yang ditolak lantaran dianggap sungai berada jauh dari pemukiman karena yang diprioritaskan sungai sungai yang berada di dekat permukiman. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5905 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026