Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
Koster Minta OPD BuatTerobosan Besar yang Progresif
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Gubernur Bali Dr.Ir. Wayan Koster, MM meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali melakukan terobosan besar yang progresif. Pimpinan OPD diharapkan bekerja lebih cepat, cerdas dan cermat. Penegasan tersebut disampaikan Koster saat melakukan konsolidasi internal dengan mengumpulkan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemprov Bali pada Senin (10/9).
Menurut Koster, pertemuan dengan Pimpinan OPD itu merupakan sebuah langkah yang strategis karena ia tak mungkin bekerja sendiri merealisasikan berbagai program yang tertuang dalam visi pembangunan yang telah dirancangnya. “Saya membutuhkan mesin birokrasi yang berjalan sesuai dengan fungsinya masing-masing,” ujar Koster dalam acara yang berlangsung di Ruang Praja Sabha Kantor Gubernur Bali itu. Pertemuan itu juga dimaksudkan untuk menyatukan komitmen dan pemahaman terkait hal-hal yang harus dikerjakan dalam waktu dekat.
Namun Koster mengingatkan agar terobosan yang dibuat tak menyimpang dari Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang diusungnya dalam membangun Pulau Dewata lima tahun ke depan. Pimpinan OPD diharapkan membaca, mempelajari dan memahami visi yang secara resmi sudah dipaparkannya pada Sertijab yang berlangsung dalam Sidang Paripurna DPRD Bali, Sabtu (8/9) lalu. "Itu harus dibaca berulang-ulang agar paham," ujarnya.
Koster mengingatkan pula agar Pimpinan OPD tak terjebak dalam rutinitas. OPD di Lingkungan Pemprov Bali juga diharapkan tidak bekerja asal-asalan dan perhitungan. "Yang saya butuhkan adalah keseriusan, ketulusan, tanggung jawab, komitmen dan loyalitas dengan dilandasi semangat ngayah. Mari kita berikan yang terbaik untuk masyarakat Bali," imbuhnya.
Koster mengingatkan pula agar jajarannya jangan aneh-aneh seperti terlibat suap dan gratifikasi. "Saya tak ingin ada yang bermasalah dengan keuangan dan melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan masalah," tambahnya.[bbn/rlspemprov/mul].
Reporter: -
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 319 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 247 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 207 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun