Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Festival Petitenget Ubah Paradigma Kerobokan yang Lekat dengan LP-nya
Selasa, 11 September 2018,
23:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com,Badung. Perhelatan Petitenget Festival dengan mengusung tema “Kerobokan Arts & Spirit 2018” yang akan digelar mulai dari 14-16 September 2018 di pantai Petitenget, Kerobokan Kuta akan mampu merubah paradigma Kerobokan yang lebih populer dengan Lemabaga Permasyarakatannya (LP-nya).
[pilihan-redaksi]
Ketua Panitia Petitenget Festival AA Bagus Bayu Joni Saputra, Selasa,(11/9) di Kerobokan, Badung mengatakan setidaknya paradigma atau mindset kerobokan yang terkenal akan daerah LP akan coba diubah dalam ajang Petitenget Festival bisa dirubah melalui ajang ini. Dilanjutkan, festival Petitenget baru pertama kali digelar dengan tema ‘Experience Centuries in The Making” mengangkat ikon “Bhuto Ijo” yang akan ada kegiatan seni dan budaya.
Ketua Panitia Petitenget Festival AA Bagus Bayu Joni Saputra, Selasa,(11/9) di Kerobokan, Badung mengatakan setidaknya paradigma atau mindset kerobokan yang terkenal akan daerah LP akan coba diubah dalam ajang Petitenget Festival bisa dirubah melalui ajang ini. Dilanjutkan, festival Petitenget baru pertama kali digelar dengan tema ‘Experience Centuries in The Making” mengangkat ikon “Bhuto Ijo” yang akan ada kegiatan seni dan budaya.
"Tentu nantinya, akan ada banyak kegiatan seni, budaya termasuk tari tenun massal nantinya juga," jelasnya.
[pilihan-redaksi2]
Meski melibatkan ribuan peserta dan banyak agenda kegiatan, akan tetapi festival petitenget telah dirancang sedemikian rupa. Sehingga, tidak akan seperti pasar malam. “Ini akan memberi kesan eksklusif bagi turis mancanegara yang datang,” ucapnya.
Meski melibatkan ribuan peserta dan banyak agenda kegiatan, akan tetapi festival petitenget telah dirancang sedemikian rupa. Sehingga, tidak akan seperti pasar malam. “Ini akan memberi kesan eksklusif bagi turis mancanegara yang datang,” ucapnya.
Dirinya juga berharap dari gelaran akbar ini bisa mendatangkan 50 ribu wisatawan ke kawasan ini serta membuat turis yang datang betah tinggal lebih lama di kawasan itu. Ia juga menambahkan dalam festival nantinya akan ada beberapa kegiatan seperti kegiatan melepas 200 tukik, penandatanganan Buku Bhuto Ijo dan Pariwisata, lomba ngelawar, lomba Bajang Truna, pementasan musik, lomba memancing dengan jukung dengan peserta lebih dari 200 orang, pementasan wayang wong dan festival gebogan serta Calon Arang. (bbn/aga/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026