Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Festival Petitenget Ubah Paradigma Kerobokan yang Lekat dengan LP-nya
Selasa, 11 September 2018,
23:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com,Badung. Perhelatan Petitenget Festival dengan mengusung tema “Kerobokan Arts & Spirit 2018” yang akan digelar mulai dari 14-16 September 2018 di pantai Petitenget, Kerobokan Kuta akan mampu merubah paradigma Kerobokan yang lebih populer dengan Lemabaga Permasyarakatannya (LP-nya).
[pilihan-redaksi]
Ketua Panitia Petitenget Festival AA Bagus Bayu Joni Saputra, Selasa,(11/9) di Kerobokan, Badung mengatakan setidaknya paradigma atau mindset kerobokan yang terkenal akan daerah LP akan coba diubah dalam ajang Petitenget Festival bisa dirubah melalui ajang ini. Dilanjutkan, festival Petitenget baru pertama kali digelar dengan tema ‘Experience Centuries in The Making” mengangkat ikon “Bhuto Ijo” yang akan ada kegiatan seni dan budaya.
Ketua Panitia Petitenget Festival AA Bagus Bayu Joni Saputra, Selasa,(11/9) di Kerobokan, Badung mengatakan setidaknya paradigma atau mindset kerobokan yang terkenal akan daerah LP akan coba diubah dalam ajang Petitenget Festival bisa dirubah melalui ajang ini. Dilanjutkan, festival Petitenget baru pertama kali digelar dengan tema ‘Experience Centuries in The Making” mengangkat ikon “Bhuto Ijo” yang akan ada kegiatan seni dan budaya.
"Tentu nantinya, akan ada banyak kegiatan seni, budaya termasuk tari tenun massal nantinya juga," jelasnya.
[pilihan-redaksi2]
Meski melibatkan ribuan peserta dan banyak agenda kegiatan, akan tetapi festival petitenget telah dirancang sedemikian rupa. Sehingga, tidak akan seperti pasar malam. “Ini akan memberi kesan eksklusif bagi turis mancanegara yang datang,” ucapnya.
Meski melibatkan ribuan peserta dan banyak agenda kegiatan, akan tetapi festival petitenget telah dirancang sedemikian rupa. Sehingga, tidak akan seperti pasar malam. “Ini akan memberi kesan eksklusif bagi turis mancanegara yang datang,” ucapnya.
Dirinya juga berharap dari gelaran akbar ini bisa mendatangkan 50 ribu wisatawan ke kawasan ini serta membuat turis yang datang betah tinggal lebih lama di kawasan itu. Ia juga menambahkan dalam festival nantinya akan ada beberapa kegiatan seperti kegiatan melepas 200 tukik, penandatanganan Buku Bhuto Ijo dan Pariwisata, lomba ngelawar, lomba Bajang Truna, pementasan musik, lomba memancing dengan jukung dengan peserta lebih dari 200 orang, pementasan wayang wong dan festival gebogan serta Calon Arang. (bbn/aga/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3819 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1764 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026