Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Awalnya Sajian Menyama Braya, Muluk Gajian Kini Populer di Lirik Lagu
Minggu, 30 September 2018,
12:41 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Tidak hanya terkenal dengan Siobak dan tipat Blayag-nya, Singaraja ternyata juga menyimpan kuliner unik yang berbahan jeroan babi, yang namanya mirip dengan jatah pegawai di awal atau akhir bulan, yakni Muluk Gajian.
[pilihan-redaksi]
Dikutip dari laman Incipincip.com, seorang Warga Singaraja, Kadek Arsana Putra menceritakan awalnya jika kuliner itu hanya beredar di desanya saja dan menurut pengakuannya dirinya yang mempopulerkan hingga dikenal saat ini. Sesederhana dengan tampilannya, cara pengolahannya pun juga demikian, cukup memadukan bahan baku utama jeroan babi dengan bumbu pelengkap seperti bawang merah dan putih, sedikit terasi, cabai dan garam, kemudian digoreng hingga matang.
Dikutip dari laman Incipincip.com, seorang Warga Singaraja, Kadek Arsana Putra menceritakan awalnya jika kuliner itu hanya beredar di desanya saja dan menurut pengakuannya dirinya yang mempopulerkan hingga dikenal saat ini. Sesederhana dengan tampilannya, cara pengolahannya pun juga demikian, cukup memadukan bahan baku utama jeroan babi dengan bumbu pelengkap seperti bawang merah dan putih, sedikit terasi, cabai dan garam, kemudian digoreng hingga matang.
Dia mengaku awalnya menu Muluk gajian disajikan untuk menyama braya, ketika seseorang berkunjung ke warga desa Lokapaksa atau sekedar teman pelengkap saat bergadang. Untuk satu paketnya, Darsana menyebut harga jualnya Rp.175 ribu kurang lebih berisi 2.5 Kg daging lengkap dengan plecing. Kuliner ini, lanjutnya lebih enak jika dikonsumsi selagi hangat ditemani nasi.
"Dari rasa, Muluk Gajian cukup gurih dan sedikit asin namun itulah yang menjadi ciri khasnya," ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Sementara pemilik usaha yang tergolong Home Industri ini, Gek Nila menuturkan bangga jika kuliner Muluk gajian sepopuler sekarang, terlebih band reggae lokal Bali, Joni Agung & Double T mengangkatnya ke dalam salah lirik lagu di album terbarunya. Meski demikian, ia merasakan kendala dalam keterbatasan bahan baku untuk memenuhi permintaan konsumen.
Sementara pemilik usaha yang tergolong Home Industri ini, Gek Nila menuturkan bangga jika kuliner Muluk gajian sepopuler sekarang, terlebih band reggae lokal Bali, Joni Agung & Double T mengangkatnya ke dalam salah lirik lagu di album terbarunya. Meski demikian, ia merasakan kendala dalam keterbatasan bahan baku untuk memenuhi permintaan konsumen.
Ia bahkan rela menyiapkan bahan dan memasaknya hingga pukul 03.00 Wita dini hari. Karena keterbatasan bahan baku babi yang punya muluk gaji yang memadai, maka ia menyarankan konsumen juga memesan sehari sebelumnya atau jauh hari sebelumnya. (bbn/rls/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026