Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Awalnya Sajian Menyama Braya, Muluk Gajian Kini Populer di Lirik Lagu
Minggu, 30 September 2018,
12:41 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Tidak hanya terkenal dengan Siobak dan tipat Blayag-nya, Singaraja ternyata juga menyimpan kuliner unik yang berbahan jeroan babi, yang namanya mirip dengan jatah pegawai di awal atau akhir bulan, yakni Muluk Gajian.
[pilihan-redaksi]
Dikutip dari laman Incipincip.com, seorang Warga Singaraja, Kadek Arsana Putra menceritakan awalnya jika kuliner itu hanya beredar di desanya saja dan menurut pengakuannya dirinya yang mempopulerkan hingga dikenal saat ini. Sesederhana dengan tampilannya, cara pengolahannya pun juga demikian, cukup memadukan bahan baku utama jeroan babi dengan bumbu pelengkap seperti bawang merah dan putih, sedikit terasi, cabai dan garam, kemudian digoreng hingga matang.
Dikutip dari laman Incipincip.com, seorang Warga Singaraja, Kadek Arsana Putra menceritakan awalnya jika kuliner itu hanya beredar di desanya saja dan menurut pengakuannya dirinya yang mempopulerkan hingga dikenal saat ini. Sesederhana dengan tampilannya, cara pengolahannya pun juga demikian, cukup memadukan bahan baku utama jeroan babi dengan bumbu pelengkap seperti bawang merah dan putih, sedikit terasi, cabai dan garam, kemudian digoreng hingga matang.
Dia mengaku awalnya menu Muluk gajian disajikan untuk menyama braya, ketika seseorang berkunjung ke warga desa Lokapaksa atau sekedar teman pelengkap saat bergadang. Untuk satu paketnya, Darsana menyebut harga jualnya Rp.175 ribu kurang lebih berisi 2.5 Kg daging lengkap dengan plecing. Kuliner ini, lanjutnya lebih enak jika dikonsumsi selagi hangat ditemani nasi.
"Dari rasa, Muluk Gajian cukup gurih dan sedikit asin namun itulah yang menjadi ciri khasnya," ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Sementara pemilik usaha yang tergolong Home Industri ini, Gek Nila menuturkan bangga jika kuliner Muluk gajian sepopuler sekarang, terlebih band reggae lokal Bali, Joni Agung & Double T mengangkatnya ke dalam salah lirik lagu di album terbarunya. Meski demikian, ia merasakan kendala dalam keterbatasan bahan baku untuk memenuhi permintaan konsumen.
Sementara pemilik usaha yang tergolong Home Industri ini, Gek Nila menuturkan bangga jika kuliner Muluk gajian sepopuler sekarang, terlebih band reggae lokal Bali, Joni Agung & Double T mengangkatnya ke dalam salah lirik lagu di album terbarunya. Meski demikian, ia merasakan kendala dalam keterbatasan bahan baku untuk memenuhi permintaan konsumen.
Ia bahkan rela menyiapkan bahan dan memasaknya hingga pukul 03.00 Wita dini hari. Karena keterbatasan bahan baku babi yang punya muluk gaji yang memadai, maka ia menyarankan konsumen juga memesan sehari sebelumnya atau jauh hari sebelumnya. (bbn/rls/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2804 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2030 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1975 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026