Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 20 September 2026
Satpol PP Denbar Sidak Usaha Tahu yang Limbahnya Mengganggu Lingkungan
Rabu, 10 Oktober 2018,
14:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Denpasar Barat yang dipimpin Kasi Ketertiban dan Kebersihan, I Gusti Ketut Arya Wirawan melakukan sidak terhadap usaha pembuatan tahu yang ada di Jl Resi Muka Barat VIII No.10, Desa Tegal Kerta Sidak usaha tahu dilakukan setelah ada laporan dari masyarakat tentang adanya pembuangan limbah yang mengganggu lingkungan.
[pilihan-redaksi]
“Kami satpol PP Kecamatan Denpasar Barat lansung melakukan sidak terhadap keberadaan usaha tahu tersebut,” ujar Arya Wirawan disela-sela melakukan sidak, Rabu (10/10).
“Kami satpol PP Kecamatan Denpasar Barat lansung melakukan sidak terhadap keberadaan usaha tahu tersebut,” ujar Arya Wirawan disela-sela melakukan sidak, Rabu (10/10).
Menurutnya pada awalnya pihaknya ingin melakukan pembinaan terhadap usaha tahu ini. Namun seiring dengan sidak pihaknya mengetahui usaha ini sudah mendapatkan surat peringatan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar tertanggal 2 Agustus 2018. Dalam surat peringatan tersebut telah ditetapkan usaha tahu dengan pemiliknya Robiun telah mengganggu lingkungan melalui limbah yang dihasilkan. Terkait dengan hal tersebut pihaknya akan memanggil pemilik tahu serta akan berkoordinasi dengan Satpol PP induk untuk melakukan penutupan terhadap usaha tersebut.
“Kami satpol PP Kecamatan hanya sebatas melakukan pengawasan dan pembinaan. Sedangkan untuk penegakkan dan penindakan dilakukan Satpol PP induk untuk itu akan segera kami lakukan laporkan,” ujarnya.
Camat Denpasar Barat AAN Made Wijaya menambahkan untuk pelanggaran terjadi di wilayahnya apapun jenis usahanya harus ditindak tegas. Hal ini agar masyarakat yang melakukan usaha benar-benar mematuhi aturan yang ada dan tidak mengganggu lingkungan sekitar.
“Kami pada prinsipnya sangat mendukung usaha kecil seperti usaha tahu. Namun masyarakat harus juga mematuhi aturan dengan tidak menimbulkan permasalahan lingkungan,” ujarnya.
Terkait dengan usaha tahu yang menimbulkan limbah mengganggu lingkungan, Wijaya berharap agar seger ditutup sampai mau mentaati aturan yang ada. Pengusaha tahu ini jangan hanya memikirkan keuntungan semata tanpa mempedulikan lingkungan sekitarnya. Untuk itu Ia berharap Satpol PP sebagai penegak perda segera melakuan tindakan tegas penutupan usaha tersebut. Ini untuk mencegah terjadinya dampak pencemaran lingkungan yang lebih luas.
[pilihan-redaksi2]
Dalam kesempatan tersebut Wijaya berharap semua komponen masyarakat agar membantu dalam melakukan pengawasan terhadap usaha-usaha yang ada di lingkungan masing-masing. Dan bila ada usaha yang sampai menimbulkan permasalahan agar segera untuk melaporkan pada kecamatan untuk dilakukan pengawasan.
Dalam kesempatan tersebut Wijaya berharap semua komponen masyarakat agar membantu dalam melakukan pengawasan terhadap usaha-usaha yang ada di lingkungan masing-masing. Dan bila ada usaha yang sampai menimbulkan permasalahan agar segera untuk melaporkan pada kecamatan untuk dilakukan pengawasan.
“Peran masyarakat untuk pengawasan terhadap usaha kecil sangat besar peting, karena sangat membantu Pemerintah Kota Denpasar dalam penegakkan aturan,” ujarnya.
Ini sebagai bentuk senergitas antara pemerintah dan masyarakat serta swasta dalam membangun Kota Denpasar menjadikan Denpasar sebagai Kotaku Rumahku.(bbn/rlsdps/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7752 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5631 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026