Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Putri Suastini Koster Bawa Pangan Lokal Bali ke Tingkat Nasional
Rabu, 17 Oktober 2018,
22:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com,Kalimantan Selatan. Putri Suastini Koster selaku Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali membawa bahan pangan lokal Bali dalam Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) Berbasis Sumber Daya Lokal Tahun 2018 yang dilaksanakan serangkaian Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS ) ke 38 di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Rabu (17/10).
[pilihan-redaksi]
Disela-sela kegiatan lomba, Ny. Putri Suastini Koster yang didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali Drh. I Wayan Mardiana, MM menyampaikan bahwasannya Bali memiliki potensi pangan lokal yang sangat besar seperti ubi, singkong, keladi, jagung dan lainnya, dimana sumber pangan tersebut dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan tertentu seperti beras. Terlebih mengacu dari hasil kajian, kualitas dan kandungan gizi dalam bahan pangan tersebut setara dengan beras.
Disela-sela kegiatan lomba, Ny. Putri Suastini Koster yang didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali Drh. I Wayan Mardiana, MM menyampaikan bahwasannya Bali memiliki potensi pangan lokal yang sangat besar seperti ubi, singkong, keladi, jagung dan lainnya, dimana sumber pangan tersebut dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan tertentu seperti beras. Terlebih mengacu dari hasil kajian, kualitas dan kandungan gizi dalam bahan pangan tersebut setara dengan beras.
"Ditengah peredaran makanan siap saji saat ini, saya rasa dengan ajang pengolahan sumber pangan lokal non beras ini akan memberikan suatu cita rasa yang enak, menggugah selera dan tentunya menyehatkan untuk keluarga," imbuhnya.
Putri Koster menambahkan, bahwa keberhasilan dalam proses pembentukan sumber daya manusia diantaranya ditentukan oleh keberhasilan memenuhi kecukupan pangan dan perbaikan pola konsumsi pangan. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui penganekaragaman pangan yang diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membudayakan pola konsumsi pangan beragam, bergizi seimbang dan aman, untuk menunjang hidup sehat aktif dan produktif.
"Saya menyambut positif kegiatan ini, karena dapat memotivasi masyarakat untuk terus menggali pangan lokal yang ada dan memanfaatkannya. Dengan adanya diversifikasi pangan diharapkan mempercepat terwujudnya kemandirian pangan Daerah Bali,"tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali Drh. Wayan Mardiana,MM mengatakan bahwa dalam pelaksanaan Lomba Cipta Menu B2SA Tahun 2018, tampil PKK Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng sebagai utusan dari Pemprov Bali, yang menyajikan berbagai olahan masakan yang berbahan dasar pangan lokal Bali seperti menu makan pagi yang disiapkan yaitu berupa entil pesor talas ubi ungu, urab gecang, ayam srosob, dan sambal cicang.
[pilihan-redaksi]
Sedangkan menu makan siang yang menjadi andalan, lontong ubi talas, timbungan cakalan, dan plecing kables. Tak kalah sehat, ibu-ibu PKK Lokapaksa ini juga menyiapkan makan malam dengan menu morsela ubi talas, sate tahu udang, tempe manis, dan sayur kelor. Selain menu utama tersebut, ada juga menu selingan berupa loloh delima dan lapis ubi ungu untuk makan pagi, serta selingan makan siang berupa teh akar alang-alang dan klepet talas. Ia berharap dengan kreasi menu tersebut Tim Pemprov Bali bisa menampilkan yang terbaik dan meraih hasil yang terbaik pula.
Sedangkan menu makan siang yang menjadi andalan, lontong ubi talas, timbungan cakalan, dan plecing kables. Tak kalah sehat, ibu-ibu PKK Lokapaksa ini juga menyiapkan makan malam dengan menu morsela ubi talas, sate tahu udang, tempe manis, dan sayur kelor. Selain menu utama tersebut, ada juga menu selingan berupa loloh delima dan lapis ubi ungu untuk makan pagi, serta selingan makan siang berupa teh akar alang-alang dan klepet talas. Ia berharap dengan kreasi menu tersebut Tim Pemprov Bali bisa menampilkan yang terbaik dan meraih hasil yang terbaik pula.
Lomba yang diikuti oleh 34 Provinsi di Indonesia rencananya akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Kamis (18/10) besok, dan Pemprov Bali berhasil meraih penghargaan ketiga kategori kreasi menu aplikatif dan favorit dewan juri. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4655 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2624 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2280 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026