Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
KPU Tabanan Bingung Aturan Kampanye di Medsos Belum Jelas
Kamis, 18 Oktober 2018,
23:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com,Tabanan. Aturan yang belum jelas tentang kampanye di media sosial (medsos) membuat penyelenggara pemilu, dalam hal ini KPU Tabanan kebingungan dalam menegakkan aturan.
[pilihan-redaksi]
Hal itu ditegaskan oleh Ketua KPU Tabanan I Gede Putu Weda Subawa, usai rapat perdana mengenai pembagian divisi para komisioner KPU Tabanan periode 2018 - 2023, Kamis (18/10). Dijelaskannya, sejak dibukanya masa kampanye mulai tanggal 23 September 2018, para calon legislatif dari partai politik sudah bisa berkampanye di media sosial. Namun, ia menuturkan aturan yang mengatur belum jelas.
Hal itu ditegaskan oleh Ketua KPU Tabanan I Gede Putu Weda Subawa, usai rapat perdana mengenai pembagian divisi para komisioner KPU Tabanan periode 2018 - 2023, Kamis (18/10). Dijelaskannya, sejak dibukanya masa kampanye mulai tanggal 23 September 2018, para calon legislatif dari partai politik sudah bisa berkampanye di media sosial. Namun, ia menuturkan aturan yang mengatur belum jelas.
“Apabila ada yang melanggar melakukan kampanye di Medsos, KPU belum bisa memberikan sanksi apapun terhadap akun tersebut karena memang belum ada aturan yang jelas mengatur tentang kampanye di media sosial," ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Hal itulah membuat pihaknya kebingungan untuk melakukan tindakan. Guna mengatasi permasalah tersebut, pihaknya sedang berkoordinasi dengan KPU Provinsi dan KPU RI yang membuat aturan tersebut. “Kami juga akan berkoordinasi dengan Kominfo,” tandasnya.
Hal itulah membuat pihaknya kebingungan untuk melakukan tindakan. Guna mengatasi permasalah tersebut, pihaknya sedang berkoordinasi dengan KPU Provinsi dan KPU RI yang membuat aturan tersebut. “Kami juga akan berkoordinasi dengan Kominfo,” tandasnya.
Terkait maraknya caleg yang sudah berkampanye di medsos, Weda menegaskan pihaknya belum berani mengambil langkah atau memberikan sanksi. “Aturannya belum ada, jadi kami tidak berani melalukan tindakan tegas kepada caleg yang sudah kampanye di media sosial terlebih jika terbukti melanggar akan membuat sulit Bawaslu sendiri apakah akun tersebut akan di blok, sementara tugas memblokir akun kan dari Kominfo," tuturnya. (bbn/nod/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026