Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Penyelundup Shabu ke Lapas Mengaku Belajar jadi Pengedar dari Adik
Kamis, 18 Oktober 2018,
23:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Tersangka Herman alias Rumput (26) yang gagal menyelundupkan sabu ke Lapas Klas IIA Kerobokan Jumat (26/10) mengaku sudah 2 tahun menjadi pengedar. Ayah dua anak yang tinggal di Jalan Bajataki 5, Banjar Pagutan, Padangsambian Kaja, Denpasar Barat (Denbar) itu belajar jadi pengedar dari adiknya, Rajus yang kini ditahan di lapas dalam kasus narkoba.
[pilihan-redaksi]
Dari penuturannya ke penyidik Unit Reskrim Polsek Kuta Utara, tersangka Herman mengenal narkoba dari adiknya Rajus. Bahkan, keduanya sering pesta narkoba di rumahnya. Setelah ketergantungan dan tidak memiliki uang membeli SS, Herman lantas mengikuti jejak adiknya menjadi pengedar.
Dari penuturannya ke penyidik Unit Reskrim Polsek Kuta Utara, tersangka Herman mengenal narkoba dari adiknya Rajus. Bahkan, keduanya sering pesta narkoba di rumahnya. Setelah ketergantungan dan tidak memiliki uang membeli SS, Herman lantas mengikuti jejak adiknya menjadi pengedar.
Jadi, setiap ada pesanan datang dari adiknya, tersangka Herman mengambil tempelan sabu di pinggir jalan dan kemudian dipecah-pecahkan untuk diedarkan lagi. “Untuk sekali ambil tempelan saya mendapatkan upah dari adik saya Rp 100 ribu,” ucap pria bertubuh kurus ini, saat diwawancarai di Mapolsek Kuta Utara, Kamis (18/10).
Tersangka Herman mengaku tidak mengetahui orang yang menyuplai narkoba ke adiknya itu. Sebab dia hanya disuruh mengambil, setelah itu diberikan uang dan terkadang dikasi upah SS untuk dikonsumsi. Setelah adiknya ditangkap oleh anggota Sat. Resnarkoba Polres Badung, sekitar 4 bulan lalu, Herman sempat berhenti mengkonsumsi shabu dengan alasan tidak punya uang.
“Saya sempat bekerja ke Singaraja sebagai buruh tukang petik cengkeh. Setelah adik saya pindah ke lapas, dia menghubungi saya melalui handphone untuk melanjutkan bisnis mengedarkan SS,” ucapnya sembari melempar senyuman ke awak media.
Sementara Kapolsek Kuta Utara AKP Johannes H. Widya Dharma Nainggolan, didampingi Kanit Reskrim Iptu Androyuan Elim, mengatakan akan berkordinasi dengan pihak lapas untuk memeriksa napi bernama Rajus. “Kami akan periksa adik tersangka yang ditahan di lapas, termasuk dari siapa yang memasok narkoba kepada tersangka,” tegasnya Kamis (18/10).
[pilihan-redaksi2]
Diberitakan sebelumnya, tersangka Herman tertangkap basah menyelundupkan sabu ke lapas kerobokan. Barang bukti sabu dimasukkan ke dalam kantong plastik yang kemudian diperiksa petugas lapas. Satu persatu isi kantong plastik diperiksa dan akhirnya petugas lapas menemukan 4 paket sabu seberat 0,9 gram disembunyikan di saku celana panjang.
Diberitakan sebelumnya, tersangka Herman tertangkap basah menyelundupkan sabu ke lapas kerobokan. Barang bukti sabu dimasukkan ke dalam kantong plastik yang kemudian diperiksa petugas lapas. Satu persatu isi kantong plastik diperiksa dan akhirnya petugas lapas menemukan 4 paket sabu seberat 0,9 gram disembunyikan di saku celana panjang.
Pria asal Bungkalan Madura Jawa Timur itu mengaku narkoba itu akan dikirim ke adiknya, Rajus yang mendekam di lapas kerobokan dalam kasus narkoba. Selanjutnya, tersangka dan barang bukti diserahkan ke Polsek Kuta Utara. (bbn/Spy/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026