Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 26 Oktober 2026
Bawaslu Karangasem Berharap Kepala Desa Tidak Terlibat Kegiatan Politik
Sabtu, 3 November 2018,
10:22 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Koordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Karangasem, Kadek Puspa Jingga menyatakan selain tokoh masyarakat, pihaknya berharap agar Kepala Desa tidak terlibat aktif dalam kegitan politik.
Larangan Kepala Desa terlibat ke dalam kegiatan politik praktis tercantum tegas dalam UU No 6 tentang Desa dan UU 7 tahun 2017. Demikian juga ASN dilarang tegas melakukan tindakan politik praktis. Selain itu, sesuai pasal 490 dan 494 UU Pemilu, bagi Kepala Desa, ASN, BPD, termasuk TNI dan Polri, yang kedapatan melakukan politik praktis bisa dijatuhi hukuman maksimal 1 tahun penjara dan denda paling banyak Rp. 12 juta.
Hal itu diungkapkannya saat Sosialisasi Pemilu tahun 2019 Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karangasem, Jumat (02/11) bertempat di Villa Taman Ujung, Karangasem. Lebih lanjut, ia mengatakan tokoh agama maupun tokoh masyarakat dan media memiliki peran penting dalam pendidikan politik masyarakat. Untuk itu, mereka sangat diharapkan agar ikut menyampaikan pesan kedamaian antar umat beragama.
"Karena literasi damai sangat dibutuhkan sehingga toga memiliki peran sentral untuk mendukung terwujudnya pemilu yang bebas dari politik uang, politisasi SARA dan informasi hoax," ungkapnya.
Sementara Ketua Bawaslu Karangasem, Putu Gede Suastrawan menjelaskan kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan pengawasan partisipatif dari masyrakat. Kontrol dari masyarakat dalam pelaksanaan Pemilu sangatlah penting karena memang warga sendiri yang tau seluk beluk diwilayahnya serta permasalahan di masing-masing wilayah.
Untuk itu, sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi pelanggaran. Masyarakat juga diminta untuk proaktif mengawasi potensi pelanggaran seperti politik uang, politisasi SARA termasuk penyebaran berita hoak.
"Bawaslu sangat berharap peran serta tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam pengawasan pemilu," katanya Ketika membuka kegiatan sosialisasi tersebut.
Berita Premium
Reporter: Diskominfo Buleleng
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5865 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4609 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2578 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2219 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2200 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026