Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Bubuh Be Siap Maudus, Sajian Tradisional Warung Hingga Jamuan Hotel
Minggu, 11 November 2018,
13:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Usai mengunjungi Objek Wisata Alas Kedaton atau Jatiluwih lewat Desa Marga, jika kebetulan ingin menikmati kuliner, maka warung Men Tasik layak jadi rekomendasi.
Tidak sulit menemukannya, cukup menelusuri deretan toko-toko dimana banyak orang yang berdiri dan duduk ngantre di Banjar Lebah, Desa Marga tepatnya di pusat Kota Kecamatan Marga atau sekitar 25 Km ke arah utara Kota Denpasar.
Meski sederhana, sajian makanan tradisional Bali berupa bubuh be siap maudus atau bubur dengan daging ayam yang dimasak secara dengan bumbu khas yang istimewa. Bubuh ini memiliki rasa yang sangat enak dan khas. Bumbunya terasa pas, sehingga sekali mencicipi pasti dibuat ketagihan.
Dalam satu porsi berisi bubuh, basa nyuh, basa lalah, jukut urab dan be siap maudus. Akan menjadi lebih mantap jika ditambah krupuk atau rempeyek (camilan tradisional Bali). Dalam penyajiannya sangat ramah lingkungan yaitu menggunakan piring yang memakai alas daun pisang.
Selain masyarakat lokal, orang keturunan Tionghoa yang sudah lama tinggal di Bali sering datang menikmati bubuh olahannya, bahkan ada yang sudah menjadi langganan. Tak terkecuali wisatawan asing yang diantar oleh pemandu dan perusahaan travel juga menyantapnya. Wajar, bubuh be siap maudus yang dijajakan mulai pukul 13.00 wita itu dalam 2 sampai 3 jam sudah habis.
“Saya tak pernah berjualan sampai sore,” kata Ni Wayan Tasik pedagang bubuh be siap maudus itu.
Wayan Tasik merupakan pedagang generasi kedua. Ia melanjutkan ibunya (Men Tasik) yang sudah almarhum. Semua resep, baik bumbu dan cara mengolahan yang khas diwarisinya, sehingga pelanggan ibunya tetap mau datang. “Syukurnya saya bisa mengolah seperti ibu dulu,” ungkapnya.
Selain meladeni para pelanggan setianya, Wayan Tasik juga pernah diundang pengelola hotel di kawasan Kuta untuk menjajakan bubuh be siap maudus kepada para tamu hotel. Pernah juga menyiapkan bubuh be siap maudus khusus bagi karyawan hotel pada sebuah perayaan hari raya suci. “Saya pernah menyajikan dagangan di hotel untuk turis,” ujarnya.
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3886 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2842 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2042 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1992 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026