Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Fenomena Ribuan Ulat Bulu Muncul di Desa Yeh Embang Kauh Jembrana
Jumat, 16 November 2018,
06:03 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Setelah lama mereda, kini fenomena serangan ribuan ulat kembali muncul di wilayah Banjar Munduk Anggrek Desa Yeh Embang Kauh, Mendoyo Jembrana.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, Serangan ulat bulu tersebut pertama kali ditemukan di pohon beringin yang berdiri di pinggir Utara Lapangan Umum Desa Yeh Embang Kauh dan menyerang tanaman lainnya. Akibat keberadaan ulat bulu itu, sangat menggangu dan meresahkan warga sekitar. Bahkan lapangan umum yang sering digunakan siswa SMP berolahraga sekarang tidak berani.
Bahkan jika ini dibiarkan tentunya akan meluas dan diyakini bisa ke tanaman milik warga sekitar. Untuk itu pihak dinas terkait semestinya harus segera melakukan antisipasi untuk menekan dan memusnahkan hama ulat bulu tersebut karena jika ulat bulu tersebut sampai tersentuh kulit akan menimbulkan gatal-gatal.
Salah satu warga Ketut Ardana saat dimintai keterangan mengaku munculnya ulat ulat itu sejak 3 mingguan. "Pohon beringin daunnya sampai menguning karena saking banyaknya ulat di pohon itu," terangnya.
Untuk mencegah menyebarkan serangan ulat tersebut masyarakat berharap dinas terkait mengambil langkah-langkah antisipasi agar ulat bulu ini tidak sampai ke pemukiman warga.
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3341 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026