Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Maxwin Organization Dorong Perekonomian Indonesia Bebas Bunga
Minggu, 16 Desember 2018,
08:28 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com,Badung. Maxwin Organization mendorong perekonomian di Indonesia untuk bebas terjerat dari praktik bunga yang yang dinilai memberatkan bagi pihak peminjam.
[pilihan-redaksi]
Founder Maxwin Organization, Maxmillian Wienardi menjelaskan selama ini umum terjadi penetapan bunga atau melebihkan jumlah pinjaman saat pengembalian berdasarkan persentase tertentu dari jumlah pinjaman pokok yang dibebankan kepada peminjam. Akibat dari praktik penetapan bunga kemudian berdampak pada ruang hilangnya keseimbangan tata kehidupan sosial ekonomi kemasyarakatan. Prinsip pengambilan bunga dinilai menjadi sebuah senjata bagi penganut sistem kapitalis (golongan kaya) untuk mengambil keuntungan yang sebesar-besarnya yang tentu saja hal ini akan semakin melemahkan posisi orang–orang miskin.
Founder Maxwin Organization, Maxmillian Wienardi menjelaskan selama ini umum terjadi penetapan bunga atau melebihkan jumlah pinjaman saat pengembalian berdasarkan persentase tertentu dari jumlah pinjaman pokok yang dibebankan kepada peminjam. Akibat dari praktik penetapan bunga kemudian berdampak pada ruang hilangnya keseimbangan tata kehidupan sosial ekonomi kemasyarakatan. Prinsip pengambilan bunga dinilai menjadi sebuah senjata bagi penganut sistem kapitalis (golongan kaya) untuk mengambil keuntungan yang sebesar-besarnya yang tentu saja hal ini akan semakin melemahkan posisi orang–orang miskin.
Meski demikian, sistem ekonomi di dunia tidak bisa lepas dari praktik bunga. Ketika seseorang membutuhkan dana langkah yang biasa diambil adalah mengajukan pinjaman ke Perbankan dimana pada prosesnya tentu saja akan membutuhkan jaminan dan akan dikenakan bunga bagi peminjamnya. Pengetahuan masyarakat tentang praktek penetapan bunga masih rendah baik terhadap hukum dasar dan dampak buruknya sehingga tak jarang karena minimnya pengetahuan tersebut praktek penetapan bunga masih banyak terjadi.
Pertanyaannya, kata dia, jika praktik penetapan bunga dilarang, lalu apakah ada solusi yang tepat untuk menghentikan praktik ini? Maxwin Organization, sebuah organisasi yang berafiliasi dengan BeliBisnis.com Group yang merupakan investment company di Indonesia, mempunyai program revolusioner untuk mewujudkan Indonesia Bebas Bunga.
Program revolusioner yang digagas oleh Maxwin Organization ini akan mengganti bisnis perbankan yang selama ini tidak bisa terlepas dari sistem bunga menjadi bisnis yang bebas bunga. Untuk mewujudkan Indonesia Bebas Bunga ini tentu saja tidak mudah, namun dengan dukungan dari berbagai pihak, Maxwin Organization yakin kita bisa menghentikan praktik bunga dan menggantinya dengan sistem yang dapat meningkatkan kemakmuran rakyat Indonesia.
"Seperti kisah David vs Goliath yang merupakan kisah pertarungan antara kebenaran melawan kejahatan. Disini kita akan bersama-sama berperang melawan praktik bunga yang telah “meraksasa”. Namun seperti perang David vs Goliath dimana David yag bertubuh kecil harus melawan Goliath yang sangat besar, dengan berjuang bersama-sama kita juga bisa memenangkan pertarungan ini," ungkapnya saat ditemui belum lama di Kuta, Badung.
[pilihan-redaksi2]
Perubahan paradigma tentang pendanaan ini ditengarai akan mengganggu (disrupt) bisnis raksasa perbankan yang telah merajalela. Secara umum, Maxwin menyebut prinsip praktik bisnis Maxwin adalah aset alokasi, melipatgandakan keuntungan perusahaan dengan menjual saham dengan memperhatikan juga ide bisnisnya.
Perubahan paradigma tentang pendanaan ini ditengarai akan mengganggu (disrupt) bisnis raksasa perbankan yang telah merajalela. Secara umum, Maxwin menyebut prinsip praktik bisnis Maxwin adalah aset alokasi, melipatgandakan keuntungan perusahaan dengan menjual saham dengan memperhatikan juga ide bisnisnya.
"Kami di Bali bertemu dengan direksi Stikom, mereka berniat untuk mengembangkan kampusnya tidak hanya berasal dari uang mahasiswa tetapi juga melibatkan mereka untuk menciptakan lapangan kerja dengan menjadi technopreneur," ujarnya.
Begitupun juga, lanjutnya beberapa Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Bali juga tertarik untuk bekerja sama dimana rata-rata pertahun hanya menghasilkan profit 10%, dengan Maxwin akan menjadi berlipat menjadi 60% hingga 180% per tahun. (bbn/adv/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026