Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Sekitar 60 Rumah Rusak Akibat Banjir di Bilukpoh-Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com.Jembrana. Sekitar 60 unit rumah warga di Lingkungan Bilukpoh, Kelurahan Tegal Cangkring dan Desa Penyaringan Kecamatan Mendoyo Jembrana mengalami kerusakan akibat banjir yang terjadi pada Sabtu (22/12) malam kemarin.[pilihan-redaksi]
Air setinggi 1,5 meter datang secara tiba tiba dengan membawa tumpukan sampah dan batang kayu sehingga menumpuk di jembatan Bilukpoh. Tumpukan sampah dan batang kayu tersebut menyebabkan air meluap ke barat sungai lalu merendam rumah warga sekitar sungai tersebut.
.jpg)

[pilihan-redaksi2]
"Sebelum banjir datang, saya bersama istri dan cucu berada di dalam kamar untuk tidur, dan terdengar suara ribut ribut di tetangga bilang air sungai naik, dan air langsung besar. Saya bersama istri dan cucu berlindung naik ke plafon karena airnya setinggi 1,5 meter," jelas I Ketut Kuta salah satu korban banjir asal Lingkungan Bilukpoh Kelurahan Tegal Cangkring Minggu (23/12) pagi tadi.
Sementara Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Ketut Eko Susilo saat dikonfirmasi mengatakan, akibat banjir bandang jembatan jalur Denpasar Gilimanuk tertutup sampah kayu gelondongan, sehingga air meluap ke rumah rumah warga yang tinggal di dekat sungai.

Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6032 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4701 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2669 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2360 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2249 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan