Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Momen 2 Hari Raya Besar Keagamaan Wahana Pererat Toleransi Beragama
Senin, 24 Desember 2018,
07:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com,Jembrana. Dua hari raya besar keagaaman yang tiba berdekatan yakni Natal dan Galungan dipandang istimewa oleh Bupati Jembrana I Putu Artha. Momen istimewa itu hendaknya bisa dijadikan wahana untuk lebih memperat lagi toleransi antar umat beragama yang telah terjalin dengan baik selama ini, khususnya di Jembrana.
[pilihan-redaksi]
“Jembrana sangat heterogen. Bahkan dikenal dengan taman mininya Bali, karena berbagai suku,agama hidup berdampingan secara rukun dan harmonis. Hal itu harus senantiasa dijaga dengan sikap saling menghormati, menjaga , termasuk saat merayakan hari besar keagamaan,“ sebut Artha.
“Jembrana sangat heterogen. Bahkan dikenal dengan taman mininya Bali, karena berbagai suku,agama hidup berdampingan secara rukun dan harmonis. Hal itu harus senantiasa dijaga dengan sikap saling menghormati, menjaga , termasuk saat merayakan hari besar keagamaan,“ sebut Artha.
Meskipun berbeda, lanjutnya, namun tiap umat bisa hidup harmonis berdampingan. “Perbedaan itu sesungguhnya bukan sesuatu yang harus dipertentangkan, perbedaaan itu adalah suatu yang harus kita rayakan bersama dengan toleransi,” cetusnya.
Didampingi Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan, Artha secara khusus mengucapkan selamat kepada umat nasrani yang merayakan natal. Ia berharap berkah Natal nanti dapat memberi kedamaian suka cita dan kegembiraan bagi sesama umat. Sementara , kepada umat Hindu yang akan merayakan Galungan dan Kuningan , Bupati artha berharap , melalui pelaksanaan hari kemenangan dharma ini , akan diberikan kesucian hati dan senantiasa dalam perlindungan ida sang hyang widi wasa.
[pilihan-redaksi2]
Ucapan senada juga disampaikan Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan, yang berharap hari raya ini memberikan berkah positif kepada semua umat. Khusus menyongsong tahun baru 2019 nanti, Kembang berharap tahun yang baru dapat dijalani dengan lebih semangat serta menumbuhkan sikap optimis. “Peringatan pergantian tahun baru nanti mesti dirayakan dengan bijak wujud instropeksi diri. Hindari perayaan yang berlebihan apalagi sampai menyisakan konflik,“ pungkas Kembang.
Ucapan senada juga disampaikan Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan, yang berharap hari raya ini memberikan berkah positif kepada semua umat. Khusus menyongsong tahun baru 2019 nanti, Kembang berharap tahun yang baru dapat dijalani dengan lebih semangat serta menumbuhkan sikap optimis. “Peringatan pergantian tahun baru nanti mesti dirayakan dengan bijak wujud instropeksi diri. Hindari perayaan yang berlebihan apalagi sampai menyisakan konflik,“ pungkas Kembang.
Dua hari besar keagaaman akan dirayakan umat dalam waktu yang berdekatan. Umat Kristiani akan merayakan Natal pada selasa (25/12). Sementara sehari sesudahnya , Umat Hindu juga akan melaksanakan Hari raya Galungan Kuningan yang jatuh pada Buda Kliwon Dungulan pada Rabu (26/12), dimaknai sebagai sebagai hari kemenangan Dharma (kebenaran) melawan Adharma (kejahatan). Rangkaian pelaksanaan Galungan itu juga diawali dengan pelaksanaan Sugihan Jawa, Sugihan Bali, Penampahan serta Manis Galungan. (bbn/jim/rob)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026