Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 13 Juni 2026
Permintaan Ayam Pecaruan Meningkat, Pedagang Kewalahan Layani Pesanan
Jumat, 4 Januari 2019,
06:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Mendekati hari raya Kuningan, pedagang ayam pecaruan dan ayam kampung di pasar Amlapura Timur kewalahan penuhi permintaan konsumen.
Menurut salah seorang pedagang ayam kampung di Pasar Amlapura Timur, I Wayan Jung asal Kesimpar, Abang, Karangasem. Menjelang hari raya tertentu dirinya memang terkadang kewalahan untuk menyediakan ayam kampung khususnya ayam untuk pecaruan."Dari kemarin sudah kewalahan, sekarang saja ada 4 orang yang pesan ayam pecaruan," ujarnya.
Untuk Ayam pecaruan biasanya menggunakan jenis ayam kampung dengan warna bulu tertentu sesuai dengan kebutuhan sarana untuk upacara pecaruan itu sendiri. Seperti misalnya ayam dengan bulu putih tulus, putih kuning, Biying (merah), selem (Hitam), berumbun (perpaduan seluruh warna).
Ayam-ayam ini biasanya cukup sulit didapat karena memang hanya sedikit ayam yang terlahir dengan bulu bulu seperti itu sehingga selain langka harganya juga cukup mahal. Untuk ayam pecaruan umur satu sampai dua bulanan kisaran harganya Rp. 35 ribu sampai Rp. 50 ribu ke atas bahkan tak jarang jika semakin sulit diperoleh harganya bisa tidak jauh berbeda dengan harga ayam kampung berukuran dewasa.
Sementara itu, untuk penjualan ayam kampung dikatakan Wayan Jung juga sedang laris manis, dengan kisaran harga jual Rp.80 ribu sampai Rp.100 ribu per ekornya. Diakuinya belakangan ini untuk sarana banten, pembeli memang mulai cenderung lebih memilih ayam kampung ketimbang ayam ras (boiler).
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026