Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Ketua DPRD Karangasem Serahkan Bantuan Busana Untuk 59 Pemangku Istri
Minggu, 6 Januari 2019,
16:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Ketua DPRD Karangasem, I Nengah Sumardi bersama seluruh Pemangku di Pesraman Pemangku Jenyana Mekar, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem, melaksanakan prosesi upacara atau perayaan Siwaratri di Pura Bale Agung, Desa Adat Sibetan, Sabtu (5/1) petang hingga Minggu (6/1) pagi.
Selain itu ribuan warga Desa Sibetan hadir guna mengikuti persembahyangan bersama dan mekemit di Pura Bale Agung. Dalam kesempatan itu, Nengah Sumardi berkesempatan menyerahkan bantuan berupa busana untuk 59 orang Pemangku Istri di Desa Sibetan, dan satu unit Wireless yang nantinya bisa difungsikan untuk menunjang kegiatan keagamaan.
Nengah Sumardi kepada wartawan Sabtu (5/1) mengaku sangat mengapresiasi seluruh rangkaian pelaksanaan upacara Siwaratri yang dilaksanakan oleh Pesraman Pemangku Jenyana Mekar tersebut.
Menurutnya Hari Raya Siwaratri sendiri berlangsung dan dilaksanakan setiap satu tahun sekali dan jatuh pada setiap Purwaning Tilem Sasih Kapitu atau bulan ketujuh dalam penanggalan Umat Hindu Bali.
“Hari Raya Siwaratri merupakan hari yang sangat suci dalam rangka melakukan pemujaan dan mendekatkan diri dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya debagai Dewa Siwa. Jadi ini merupakan momen yang sangat bagus sekali untuk introsfeksi diri atas segala perbuatan yang telah kita lakukan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pesraman Jenyana Mekar, Jro Mangku Suyasa, dalam kesempatan itu menyebutkan jika Hari Raya Siwaratri memang sudah rutin setiap tahunnya dilaksanakan dan dipusatkan di Pura Bale Agung, serta diikuti oleh seluruh masyarakat di Desa Sibetan.
“Upacara diawali dengan menghaturkan Pejati di Pura Sad Kayangan untuk Ngelungsur Wangsepada dan kemudian baru masyarakat berkumpul di Pura Bale Agung untuk mengikuti persembahyangan dan rangkaian upacara Siwaratri,” ungkap Jro Mangku Suyasa.
Dijelaskannya rangkaian upacara Siwaratri dimulai dari Pukul 18.00 Wita petang dan berlangsung hingga keesokan pagi pukul 06.00 Wita dengan tiga kali pemuspaan masing-masing pukul 18.00 Wita, kemudian pada tengah malam pada pukul 24.00 Wita serta keesokan pagi pukul 06.00 Wita.
Upacara Siwaratri sendiri terdiri dari Monabrata atau berdiam diri dan tidak bicara selama 12 jam dari pukul 06.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita. Dilanjutkan dengan Mejagra atau tidak tidur semalaman yang berlangsung selama 36 jam, dan Upawasa atau tidak makan dan minum selama 24 jam.
Berita Premium
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026