Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tahun Politik, Pemkab Jembrana Tetap Gelar Lomba Ogoh-Ogoh
Sabtu, 12 Januari 2019,
07:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Meski memasuki tahun politik, Pemerintah Kabupaten Jembrana tetap akan menyelenggarakan lomba ogoh-ogoh jelang hari raya suci Nyepi tahun 2019.
Keputusan ini juga diambil setelah berkordinasi dengan PHDI Jembrana, yang tetap mengijinkan lomba ogoh ogoh tetap digelar. Hanya saja ada beberapa regulasi yang ditekankan kepada seluruh peserta, mengantisipasi suasana tahun politik yang tengah berlangsung.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan di Jembrana, jumat (11/1). “lomba ogoh-ogoh tetap kita selenggarakan, untuk anggaran juga sudah disiapkan.
Ini bertujuan untuk melestarikan budaya Bali serta mendorong kreativitas generasi muda, “ujar Kembang yang juga salah satu inisiator lomba ogoh-ogoh antar sekehe teruna di Jembrana.
Demi menjaga suasana tetap kondusif, terlebih memasuki tahun politik pihaknya akan bekerjasama dengan TNI Polri, PHDI unsur desa adat serta pecalang,agar lomba berlangsung kondusif sesuai dengan tujuan besarnya.
“Tentunya ada aturan yang harus dipatuhi mengacu kriteria lomba. Seperti menjauhi atribut politik dalam pembuatan ogoh-ogoh. Kita ingin lomba ogoh-ogoh yang sudah menjadi ritual ini tetap berjalan lancar,” tandas Kembang.
Hal senada disampaikan Ketua PHDI Jembrana, I Komang Arsana. Berdasarkan rapat yang diambil PHDI melibatkan bendesa, majelis serta sulinggih, ogoh-ogoh tetap akan dilangsungkan.
Hal ini disebutnya tidak hanya bentuk pelestarian budaya, tapi sudah merupakan rangkaian sakral upacara tawur kesanga serta hari raya Nyepi.
”Kita akan terbitkan surat edaran, regulasi, agar prosesi tertib, tidak gaduh serta dijauhkan dari unsur politik,” sebutnya.
Sementara guna mendukung peraturan gubernur No. 97 tahun 2018 yang menyebut larangan penggunaan tiga bahan dasar plastik, salah satunya styrofoam, panitia lomba juga akan mengakomodir dalam regulasi pembuatan ogoh-ogoh.
Bahan bahan pembuatan ogoh-ogoh harus berbahan ramah lingkungan. Penggunaan bahan styrofoam dan plastik tidak diperkenankan karena dampaknya berbahaya bagi lingkungan.
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2606 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2261 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026