Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pemprov Bali Menargetkan 3.000 Kunjungan Wisatawan Tiongkok ke Festival Batur
Senin, 14 Januari 2019,
19:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Melalui agenda Festival Batur yang diadakan pada Februari mendatang, Pemprov Bali ingin menarik setidaknya 60% atau sekitar 3.000 wisatawan Tiongkok untuk datang mengunjungi Festival sebagai tanda bahwa hubungan Bali dan Tiongkok masih kuat meskipun isu penutupan toko beberapa waktu lalu sempat merebak.
“Kita ingin tunjukkan bahwa hubungan yang sudah terjalin sejak ratusan tahun lalu berjalan dengan baik,” tandas Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) dalam rapat Persiapan Festival Batur bersama stake holder pariwisata bertempat di ruang rapat Praja Sabha, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (14/1).
Pemprov Bali juga berencana menyelenggarakan Festival Batur yang bercerita tentang sejarah hubungan Bali dan Tiongkok yang sudah terjalin cukup lama. Wagub Cok Ace menyampaikan harapan agar festival tersebut bisa diadakan saat Peak Season atau saat kunjungan wisatwan Tiongkok sedang mencapai puncak ke Bali yaitu pada bulan Februari mendatang.
“Itu pas dengan perayaan Tahun Baru Imlek. Jadi mungkin kita bisa buat Paradenya pada tanggal 6 Februari mendatang,” jelasnya. Ia juga menambahkan jika Festival Batur akan diselenggarakan selama sebulan penuh hingga menjelang Hari Raya Nyepi. “Jadi festival tersebut juga bisa berbentuk akulturasi budaya Cina dengan Bali,” imbuhnya.
Sementara itu Ngurah Paramartha sebagai penulis buku The Secret Soul of Singa Wangsa menyampaikan jika hubungan Bali dan Tiongkok sudah terjalin dari abad ke-13 atau sejak Kang Cing Wie menjadi ratu dari Raja Subandar. “Peninggalan tersebut bahkan masih ada di Pura Batur, sehingga bisa kita jadikan dasar historis untuk menarik wisatawan,” jelasnya.
Ngurah Paramartha mengungkapkan dengan data sejarah tersebut bisa menjadikan dasar untuk menarik wisatawan Tiongkok ke Bali sekaligus mempelajari sejarah yang berhubungan dengan mereka.
“Bayangkan Perancis bisa mendatangkan puluhan juta wisatawan tiap tahun karena menjual sejarahnya, kita juga bisa, apalagi sejarah tersebut berhubungan langsung dengan negara Tiongkok,” pungkasnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026