Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Penanganan Sendaran Jebol SDN 6 Ubung, Pemkot Kordinasi ke BWS Bali Penida
Maksimalkan Upaya Antisipasi, Pastikan Proses Belajar Mengajar Tetap Berjalan
Selasa, 22 Januari 2019,
17:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebagai bentuk tindaklanjut atas kekhawatiran masyarakat tentang senderan di lingkungan SDN 6 Ubung, Denpasar Utara yang belum mendapat penanganan pasca jebol beberapa waktu lalu, Pemkot Denpasar melalui Dinas PUPR terus mengintensifkan kordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida selaku pihak yang mempunyai kewenangan terkait tebing di tepi sungai Badung ini.
Tidak hanya sekarang, kordinasi pun telah dilaksanakan sejak jebol pada tahun 2016 silam dan kini terus diintensifkan. Kabid Sumber Daya Air, DPUPR Kota Denpasar, IA Trisuci Arnawati saat dikonfirmasi Selasa (22/1) menjelaskan bahwa permohonan perbaikan sendaran sungai ini telah dilakukan sejak 2016 lalu saat mencana longsor terjadi.
Namun demikian hingga saat ini masih belum ada kejelelasan, kendati DED terhadap penataan telah dikeluarkan oleh BWS. Pihaknya akan terus berkordinasi hingga penanganan dapat segera dilaksanakan. “Kita sudah mohonkan bantuan ke pusat untuk perbaikannya,” jelas Trisuci Arnawati.
Sesuai kewenangan penanganan tebing longsor tersebut berada di Balai Wilayah Sungai Penida Bali. Untuk penanganan tebing tersebut sesuai perencanaan diperkirakan menelan anggaran antara Rp 4,3 hingga Rp 4,5 miliar.
Sementara, Kadisdikpora Kota Denpasar Drs. Wayan Gunawan mengatakan akibat longsornya tebing di lingkungan SDN 6 Ubung Denpasar, tiga ruang belajar terpaksa dikosongkan karena dianggap rawan. Siswa yang selama ini menggunakan ruang tersebut dipindah ke ruang belajar di bagian timur yang dianggap lebih aman. “Kita fokus pada keamanan belajar anak sehingga mereka dipindah,” jelas Gunawan.
Ditambahkan Gunawan di sekolah yang telah berdiri sekitar tahun 70-an itu kini memiliki 270-an siswa. Selain tiga ruang belajar yang dikosongkan, bangunan toilet juga tidak difungsikan karena dianggap rawan.
Kendati demikian, pihaknya memastikan bahwa tidak ada gangguan terhadap pelaksanaan proses belajar mengajar di sekolah tersebut. Hal ini lantaran siswa di tiga ruangan yang dikosongkan tersebut melaksanakan proses belajar mengajar di gedung timur yang relatif elbih aman.
“Tidak ada gangguan proses belajar dan mengajar, serta kami sudah berkordinasi dengan kepala sekolah agar akses menuju tebing ditutup untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” bebernya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3331 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026