Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Petani Subak Penasan Terancam Gagal Panen, Pembersihan Material Longsor Tempuh Jalur Niskala
Senin, 11 Februari 2019,
13:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Sejak 3 minggu tidak teraliri air karena material longsor menutupi saluran irigasi Subak Penasan , puluhan hektar sawah petani terancam gagal panen, untuk itu Wakil Bupati Klungkung Made Kasta selain menerjunkan satu unit alat berat untuk membersihkan material juga meminta petunjuk niskala.
Pasca jebolnya senderan yang menutupi saluran irigasi di Subak Penasan, Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan, puluhan hektar sawah tidak mendapatkan air. Mengingat sejak kejadian tiga minggu lalu, air dari hulu tidak bisa mengalir disaluran tersebut dikhawatirkan, padi yang baru ditanam tidak bisa dilakukan panen secara maksimal.
Upaya pembersihan material longsoran telah dilakukan oleh anggota (krama) Subak Penasan secara manual. Tetapi upaya ini belum membuahkan hasil. Pemerintah Kabupaten Klungkung selanjutnya turun tangan dengan menerjunkan satu unit alat berat untuk membersihkan material longsoran, Senin (11/2/2019).
Kelian Subak Penasan, Komang Artana menyatakan kalau material longsoran ini dibiarkan terlalu lama, kemungkinan besar padi di Subak Penasan panennya tidak maksimal atau bahkan gagal panen. Mengingat saluran irigasi ini sebagai jaringan primer atau satu-satunya sumber saluran air yang mengairi sekitar 143 hektar sawah di Subak Penasan. “Kalau dibiarkan semakin lama akan semakin besar kerugian kami,” ujar Artana.
Menurutnya, sekitar 60 hektar sawah di Subak Penasan saat ini memasuki masa tanam efektif. Sejak terjadinya longsor, sekitar 600 orang petani krama Subak Penasan sudah melakukan upaya pembersihan secara manual tetapi belum membuahkan hasil. Dengan bantuan dari pemerintah, pihaknya berharap material longsor ini cepat tertangani sehingga lahan Subak Penasan tidak menjadi lahan tidur.
"Mudah-mudahan cepat penanganannya agar subak kami tidak menjadi lahan tidur," ucapnya. Sementara itu, pembersihan material longsoran di saluran irigasi Subak Penasan dilakukan dengan menerjunkan satu unit alat berat milik Dinas PU Kabupaten Klungkung. Pembersihan material longsoran sempat dipantau Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta.
Wabup yang juga seorang penekun spiritual bahkan memohon putunjuk niskala dengan sarana sesajen yang dihaturkan di ujung saluran irigasi berupa terowongan. Atas petunjuk yang didapat, Wabup meminta krama subak agar membuat pelinggih yang dibangun di sekitar terowongan saluran irigasi tersebut. “Upaya niskala juga kita tempuh untuk memohon petunjuk agar air segera bisa mengalir,” ujar Wabup Kasta.
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: Kominfo NTB
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2766 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026