Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pasek Suardika Menduga Kuat Ada Oknum WNA Bermain Dibalik Kasus Paedofilia Ashram
Jumat, 22 Februari 2019,
08:14 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Gede Pasek Suardika mengapresiasi Kapolda Bali yang tidak mau terjebak politisasi kasus paedofil lama yang dinilai sumir ini.
[pilihan-redaksi]
Karena, menurutnya terkuak kuat dugaan ada indikasi ada oknum warga negara asing (WNA) ikut bermain disini. Data yang diungkap anak-anak Ashram atas kejadian 2015 lalu telah memperlihatkan sedikit jejak jejak itu. Menjadi wajar bila kini ada gerakan dadakan massif untuk mengulangi kasus lama dengan korbankan psikologi anak-anak Ashram yang ada saat ini.
Karena, menurutnya terkuak kuat dugaan ada indikasi ada oknum warga negara asing (WNA) ikut bermain disini. Data yang diungkap anak-anak Ashram atas kejadian 2015 lalu telah memperlihatkan sedikit jejak jejak itu. Menjadi wajar bila kini ada gerakan dadakan massif untuk mengulangi kasus lama dengan korbankan psikologi anak-anak Ashram yang ada saat ini.
Hal ini terungkap saat perwakilan 27 anak Ashram Gandhi Puri datang ke kantor DPD RI dan mengadukan kondisi mereka saat ini yang tertekan secara psikologis akibat aksi sekelompok orang yang mengaku peduli anak. "Selama ini mereka memilih diam dan berdoa sesuai ajaran Gandhi. Namun mereka belum setangguh Gandhi sehingga tetap memerlukan tempat untuk mengadu," ungkapnya, Kamis (21/2).
Lebih lanjut dari pertemuan itu, Pasek mencatat beberapa poin dimana ternyata mereka yang mengaku peduli anak dengan melakukan aktvitas yang sejatinya justru menteror peradilan opini dan telah berdampak pada tertekannya psikis 27 anak Ashram Gandhi Puri saat ini. Apalagi, lanjutnya, dugaan yang dituduhkan adalah kasus lama yang sumir.
Terkait kehadiran Komnas Peduli Anak (Komnas PA) Aries Merdeka Sirait (AMS) ke Ashram Gandhi Puri yang disambut dengan polos dan baik, malah menyebarkan fitnah yang lebih parah lagi membuat anak-anak itu makin trauma. Untuk itu, pihaknya meminta agar saudara AMS segera membuktikan penyataannya dengan nenjadi pelapor resmi saja di kepolisian.
"Jangan koar-koar di luar saja. Sehingga jelas bisa berhadapan. Saya siap membela anak-anak Hindu ini yang telah merasa diteror dengan statemennya yang di luar batas. Jangan orang luar malah obok-obok dan cari panggung di Bali dengan korbankan anak-anak tersebut," tandasnya.
[pilihan-redaksi2]
Ia mengajak masyarakat mendukung pulihnya kembali mental dan semangat beraktivitas anak-anak Ashram setelah mengalami tekanan kuat selama hampir sebulan belakangan ini. Termasuk, lanjutnya, juga upaya meminta perlindungan secara hukum ke Polda Bali dengan melaporkan akun-akun yang telah merendahkan keberadaan warga Ashram.
Ia mengajak masyarakat mendukung pulihnya kembali mental dan semangat beraktivitas anak-anak Ashram setelah mengalami tekanan kuat selama hampir sebulan belakangan ini. Termasuk, lanjutnya, juga upaya meminta perlindungan secara hukum ke Polda Bali dengan melaporkan akun-akun yang telah merendahkan keberadaan warga Ashram.
"Mari perangi kejahatan pedofilia dengan cara yang tepat secara hukum dan kemanusiaan dan jangan sampai dijadikan komoditi atau proyek-proyek oknum tertentu apalagi dimainkan pihak asing," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Pasek juga menegaskan akan bersama 27 anak-anak Ashram Gandhi Puri berjuang membangun semangat baru untuk maju. "Saya siap bersama mereka melawan setiap upaya menjatuhkan mental mereka kembali. Jabatan Saya akan saya pertaruhkan demi masa depan mereka," ketusnya. (bbn/rls/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026