Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 11 September 2026
Buka Pawai Ogoh-Ogoh PAUD, Rai Mantra Ajak Cintai Budaya dan Jaga Lingkungan
Sabtu, 2 Maret 2019,
15:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1941, Pemerintah Kota Denpasar melalui Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) PGRI Kota Denpasar menggelar pawai ogoh-ogoh PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) se-Kota Denpasar.
[pilihan-redaksi]
Acara ini dibuka langsung oleh Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, di Lapangan Lumintang Denpasar, Sabtu (2/3). Nampak hadir Bunda Paud Kota Denpasar, Ny.Selly Dharmawijaya Mantra, Ny. Antari Jaya Negara, Ny. Kerti Iswara, dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Denpasar, Wayan Gunawan.
Acara ini dibuka langsung oleh Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, di Lapangan Lumintang Denpasar, Sabtu (2/3). Nampak hadir Bunda Paud Kota Denpasar, Ny.Selly Dharmawijaya Mantra, Ny. Antari Jaya Negara, Ny. Kerti Iswara, dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Denpasar, Wayan Gunawan.
Dalam kesempatan tersebut Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra menyampaikan bahwa kegiatan pawai ogoh-ogoh ini diadakan setiap tahunya, guna memupuk konsep wawasan budaya kepada anak-anak dan mengembangkan kreatifitas sejak dini serta mengenalkan budaya Bali.
"kegiatan ini sangat positif, karena pesertanya anak-anak tentu ini menjadi pengenalan budaya sedini mungkin agar mereka mencintai budayanya,” ungkap Rai Mantra
Lebih lanjut disampaikan pendidikan karakter dalam hal ini sangat penting, selain mencintai budaya mengingat kegiatan dilakukan di tempat umum, maka wajib untuk mencintai lingkungan. "Jangan sampai ada yang buang sampah sembarangan, apalagi itu sampah plastik, guru-guru dan orang tua wajib memberikan contoh kepada anak-anak didiknya untuk menjaga lingkungan kita," ungkapnya.
Nampak Rai Mantra turun langsung memberikan contoh mengajak masyarakat untuk memungut sampah yang terlihat di areal lapangan. "Saya kira masyarakat sudah mulai sadar, tinggal bagaimana kita terus berikan contoh yang baik mulai dari diri sendiri," tambahnya.
[pilihan-redaksi2]
Hal tersebut disambut baik oleh Ketua panitia penyelenggara, sekaligus ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Denpasar, Made Aryaningsih mengatakan pesan khusus yang ingin disampaikan adalah pendidikan karakter dan penguatan budaya. "Peserta yang ikut datang dari 30 gugus, bersama orang tua kami bekerjasama untuk kelancaran acara ini dan agar tujuan bersama ini tercapai," ungkapnya.
Hal tersebut disambut baik oleh Ketua panitia penyelenggara, sekaligus ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Denpasar, Made Aryaningsih mengatakan pesan khusus yang ingin disampaikan adalah pendidikan karakter dan penguatan budaya. "Peserta yang ikut datang dari 30 gugus, bersama orang tua kami bekerjasama untuk kelancaran acara ini dan agar tujuan bersama ini tercapai," ungkapnya.
Salah satu peserta Putu Nanda Wibawa (5) mengatakan sangat senang bisa ikut acara ini. "senang sekali karena bisa lihat banyak ogoh-ogoh mini dan ketemu banyak teman," ungkapnya dengan gembira.
Seusai acara tersebut Ny. Selly Dharmawijaya Mantra langsung menyapa masyarakat yang berkunjung ke Mobil Konseling Denpasar Ceria tak jauh dari acara Pawai Ogoh-Ogoh (bbn/humasdenpasar/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3300 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 774 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 712 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026