Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Festival 'Sesetan Heritage Omed-Omedan', Wadah Mempertahankan Budaya Menyama Braya
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menyambut tahun baru Caka 1941 pemuda pemudi Banjar Sesetan Kaja Denpasar Selatan menggelar Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOF) 2019.
Tradisi Omed-omedan tahun yang mengambil tema “Cakra Bawa’’ yang berarti lingkaran kehidupan dengan tradisi omed-omedan ini kita pertahankan budaya menyama braya, dibuka di secara resmi Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra beserta istri Ny. Selly Dharawijaya Mantra dan undangan lainnya yang ditandai dengan pelepasan balon Jumat (8/3).
Sebelum puncak Omed-omedan dimulai pengunjung dari berbagai daerah disuguhkan dengan penampilan parade seni, lomba Busana Adat Bali tingkat TK, Adi Merdangga Sanggar Kertha Jaya Pedungan, Barongsa Naga Langit Denpasar, Saet-saetan oleh komunitas Alep Seni Tari Seniman Polos, Fragmen Tari Jananu Raga oleh IKIP PGRI Bali, dan Sekehe Cak Tanjung Mekar Batubulan Sukawati Gianyar.
Dalam kesempatan itu Walikota Rai Mantra mengatakan pelestarian seni budaya yang ada di Kota Denpasar harus di dukung, terutama bagi generasi-generasi penerusnya. Menurutnya kebudayaan yang berkelanjutan memang harus dimulai sejak dini.
Untuk melestarikan kebudayaan itu maka Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan berbagai pelatihan setiap libur sekolah.
“Untuk melestarikan kebudayaan harus dimulai sejak dini. Oleh kami di Pemkot Denpasar memberikan berbagai pelatihan mulai dari megender wayang, megambel dan lain sebagainya," ungkapnya.
Sementara itu Ketua Panitia I Made Putra Wirya Brata mengatakan, Omed-omedan merupakan tradisi unik yang telah diwariskan secara turun temurun dan keberadaannya telah dikenal luas baik di dalam negeri maupun manca negara.
“Kami telah menyakini omed-omedan ini juga meiliki nilai sakral dan ada kaitannya dengansesuhunan kami di banjar sehingga kami bertekad untuk terus melestarikannya dan menjadikannya sebagai alat pemersatu," ungkapnya.
Tidak hanya itu Putra Wirya mengatakan kegiatan ini juga untuk menumbuhkan kembangkan jiwa kewirausahaan menuju ekonomi kreatif serta meningkatkan kunjungan wisatawan baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara ke Kota Denpasar khususnya da Bali pada umumnya.
Ia menambakan acara Sesetan Heritage Omed-omedan Festival 2019 pihaknya di kelompokkan menjadi 3 yaitu pasar rakyat atau yang lebih dikenal dengan peken paiketan, Parade seni dari beberapa komunitas seni dan beberapa band musik dan tradisi Omed-omedan.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2767 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun