Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Festival 'Sesetan Heritage Omed-Omedan', Wadah Mempertahankan Budaya Menyama Braya
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menyambut tahun baru Caka 1941 pemuda pemudi Banjar Sesetan Kaja Denpasar Selatan menggelar Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOF) 2019.
Tradisi Omed-omedan tahun yang mengambil tema “Cakra Bawa’’ yang berarti lingkaran kehidupan dengan tradisi omed-omedan ini kita pertahankan budaya menyama braya, dibuka di secara resmi Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra beserta istri Ny. Selly Dharawijaya Mantra dan undangan lainnya yang ditandai dengan pelepasan balon Jumat (8/3).
Sebelum puncak Omed-omedan dimulai pengunjung dari berbagai daerah disuguhkan dengan penampilan parade seni, lomba Busana Adat Bali tingkat TK, Adi Merdangga Sanggar Kertha Jaya Pedungan, Barongsa Naga Langit Denpasar, Saet-saetan oleh komunitas Alep Seni Tari Seniman Polos, Fragmen Tari Jananu Raga oleh IKIP PGRI Bali, dan Sekehe Cak Tanjung Mekar Batubulan Sukawati Gianyar.
Dalam kesempatan itu Walikota Rai Mantra mengatakan pelestarian seni budaya yang ada di Kota Denpasar harus di dukung, terutama bagi generasi-generasi penerusnya. Menurutnya kebudayaan yang berkelanjutan memang harus dimulai sejak dini.
Untuk melestarikan kebudayaan itu maka Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan berbagai pelatihan setiap libur sekolah.
“Untuk melestarikan kebudayaan harus dimulai sejak dini. Oleh kami di Pemkot Denpasar memberikan berbagai pelatihan mulai dari megender wayang, megambel dan lain sebagainya," ungkapnya.
Sementara itu Ketua Panitia I Made Putra Wirya Brata mengatakan, Omed-omedan merupakan tradisi unik yang telah diwariskan secara turun temurun dan keberadaannya telah dikenal luas baik di dalam negeri maupun manca negara.
“Kami telah menyakini omed-omedan ini juga meiliki nilai sakral dan ada kaitannya dengansesuhunan kami di banjar sehingga kami bertekad untuk terus melestarikannya dan menjadikannya sebagai alat pemersatu," ungkapnya.
Tidak hanya itu Putra Wirya mengatakan kegiatan ini juga untuk menumbuhkan kembangkan jiwa kewirausahaan menuju ekonomi kreatif serta meningkatkan kunjungan wisatawan baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara ke Kota Denpasar khususnya da Bali pada umumnya.
Ia menambakan acara Sesetan Heritage Omed-omedan Festival 2019 pihaknya di kelompokkan menjadi 3 yaitu pasar rakyat atau yang lebih dikenal dengan peken paiketan, Parade seni dari beberapa komunitas seni dan beberapa band musik dan tradisi Omed-omedan.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2275 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan