Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pembangunan Fasilitas Iradiasi Sinar Gamma Senilai Rp.160 M Diupayakan dari Pusat
Selasa, 2 April 2019,
18:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Gubernur Bali Wayan Koster merancang pendanaan Pembangunan Fasilitas Iradiasi Sinar Gamma yang diperkirakan menelan biaya hingga Rp.160 miliar akan segera mencari solusi dengan mengupayakan alokasi anggaran dari pusat.
[pilihan-redaksi]
Sebelumnya dalam simakrama dengan masyarakat Buleleng, Koster menyebutkan, pihaknya saat ini hanya memikirkan skema pembiayaan, karena lahan yang akan dipakai sebagai lokasi pembangunan Iradisi Gamma di Buleleng sudah tersedia. Lahan tersebut adalah milik Pemprov Bali seluas 22 hektare di kawasan Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.
Sebelumnya dalam simakrama dengan masyarakat Buleleng, Koster menyebutkan, pihaknya saat ini hanya memikirkan skema pembiayaan, karena lahan yang akan dipakai sebagai lokasi pembangunan Iradisi Gamma di Buleleng sudah tersedia. Lahan tersebut adalah milik Pemprov Bali seluas 22 hektare di kawasan Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.
“Lahan untuk pembangunan Iradiasi Gamma kan sudah siap, tinggal pakai itu. Kebutuhan lahan memang luas, karena harus ada pergudangan, ruang paking, dan penyortiran, sebelum masuk ke mesin pengolahan Irradiasi Gamma,” tegas Koster dalam audensinya dengan tim dari Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) di ruang kerjanya, Selasa (2/4) Pagi.
Menurutnya, rencana pembangunan fasilitas iradiasi gamma ini merupakan pemberdayaan hasil pertanian dan penyelesaian masalah pertanian di hilir. Selain itu, pembangunan fasilitas penanganan pasca panen hasil pertanian dengan iradiasi gamma merupakan salah satu wujud nyata dari pemberlakuan peraturan gubernur nomor 99 mengenai pemanfaatan dan pemasaran produk pertanian lokal, dimana pergub ini memiliki tujuan utama untuk memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan para petani di Bali.
“Jadi produknya bisa bertahan lebih panjang, buah-buahan dan sayuran awet dan tahan lama, serta terbebas dari bakteri,” kata Gubernur asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng ini.
Peneliti energi nuklir dari BATAN Prof. Yohannes Sardjono mengemukakan keunggulan dari penerapan iradiasi gamma pada produk pertanian dan peternakan yang mampu memperpanjang usia simpan produk tersebut.
“Pemaparan dengan sinar gamma akan membantu meminimalkan bakteri dan penyebab busuk lainnya sehingga masa simpan bisa lebih panjang. Namun demikian, prosenya sama sekali tidak merusak kandungan gizi dari bahan pangan dan tetap aman serta higienis untuk dikonsumsi,” papar Prof. Sardjono.
Ditambahkannya lagi, dengan masa simpan yang panjang, produk pertanian tersebut otomatis dapat dipasarkan dan didistribusikan dengan lebih leluasa karena meminimalkan resiko kebusukan.
[pilihan-redaksi2]
“Jadi akan sangat mengurangi resiko produk yang terbuang sia-sia, petani pun bisa mendapatkan dampak secara ekonomi karena produknya bisa lebih lama dipasarkan,” katanya menambahkan.
“Jadi akan sangat mengurangi resiko produk yang terbuang sia-sia, petani pun bisa mendapatkan dampak secara ekonomi karena produknya bisa lebih lama dipasarkan,” katanya menambahkan.
Sardjono juga menyebutkan fasilitas iradiasi sinar gamma sudah banyak diterapkan di negara-negara lain terutama yang memiliki komoditas pertanian.
“Jepang misalnya sudah punya belasan fasilitas iradiasi sinar gamma untuk penanganan produk pertaniannya, begitupun China dan Australia. Harapannya dengan pembangunan fasilitas ini Bali bisa menuju kepada kedaulatan pangan, penanganan pertanian dari hulu ke hilir serta memberikan produk berkualitas baik untuk pasar lokal maupun wisatawan asing,” tutup Prof Sardjono. (bbn/humasbali/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2636 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026