Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Banyak Oknum yang Menggunakan Topeng Agama untuk Kepentingan Diri Sendiri
Senin, 6 Mei 2019,
06:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ketua Panitia yang juga Pelaksana Tugas Pokok Kementerian Pertahanan Provinsi Bali Kolonel / INF Ketut Budi Astawa, S.Sos.,M.Si menyampaikan ada tujuh ancaman non militer yang bisa mengancam persatuan dan kesatuan di Indonesia, yakni ancaman berdimensi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, keselamatan umum, perkembangan iptek dan legislasi.
[pilihan-redaksi]
Menurutnya saat ini ancaman yang paling berat adalah legislasi. Oleh karena itu penting untuk mencegah timbulnya aturan-aturan yang mengancam keutuhan NKRI. Ia menambahkan saat ini banyak oknum yang menggunakan topeng Tuhan atau agama untuk kepentingan dirinya sendiri.
Menurutnya saat ini ancaman yang paling berat adalah legislasi. Oleh karena itu penting untuk mencegah timbulnya aturan-aturan yang mengancam keutuhan NKRI. Ia menambahkan saat ini banyak oknum yang menggunakan topeng Tuhan atau agama untuk kepentingan dirinya sendiri.
“Kita harus hati-hati dengan orang-orang yang menyusup dari dalam untuk memecah belah umat beragama di Indonesia," ungkapnya saat acara Pentas Budaya Perdamaian Nusantara “Terima Kasih Indonesiaku” di Lapangan Puputan Renon, Denpasar, Minggu (5/5) pagi.
Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan Bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat besar dan beragam. Keberagaman ini tidak hanya tercermin dari banyaknya etnis, tetapi juga dari beragam seni dan budaya yang menghiasi persada nusantara.
Kondisi yang serba beragam ini mengharuskan bangsa Indonesia untuk selalu bersatu dan menjadi modal untuk mengembangkan keunggulan hidup sebagai bangsa di tengah peradaban negara lain.
[pilihan-redaksi2]
Gubernur menambahkan, selain keberagaman, bangsa Indonesia juga dikaruniai dengan kekayaan alam yang berlimpah ruah sebagai sumber kehidupan bagi warga negaranya.
Gubernur menambahkan, selain keberagaman, bangsa Indonesia juga dikaruniai dengan kekayaan alam yang berlimpah ruah sebagai sumber kehidupan bagi warga negaranya.
“Maka itu, dalam kesempatan yang baik ini, saya mengajak saudara-saudara untuk menyampaikan “Terima Kasih Indonesiaku”, karena telah memberikan segalanya kepada kita sekalian,” katanya.
Ia berharap melalui kegiatan Pentas Budaya Perdamaian Nusantara ini, mampu menggugah hati warga Bali untuk mempertebal rasa dan semangat kebangsaan, demi NKRI. (bbn/humasbali/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026