Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Mengangkat Derajat Arak Bali (6): Sempat Terdampak Kasus Arak Metanol
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Setelah sukses dengan bisnis brem Bali hingga tembus pasar Eropa, keluarga pemilik pabrik arak dan juga brem Dewi Sri, Ida Bagus Rai Budarsa, kemudian mulai merambah produksi arak Bali di tahun 1990 an. Bisnis arak yang dijalani hingga kini sempat mengalami pasang surut.
"Tahun 90 an saya tamat kuliah, saya kemudian melanjutkan usaha brem Bali ini, dan kemudian ditambahkan dengan produksi arak dari bahan beras,"ujar Ida Bagus Rai Budarsa kepada Beritabali.com belum lama ini.
Menurut Gus Rai, arak beras dengan merek Dewi Sri ini mulai diproduksi sekitar tahun 1992 hingga 1993. Awalnya bisnis arak Bali Dewi Sri ini berjalan lancar namun pangsa pasarnya masih terbatas.
"Waktu itu kita jual arak beras tapi pasarnya sedikit, karena waktu itu banyak sekali arak yang beredar, bar-bar masih suka beli arak dengan harga yang murah, sementara arak kita harganya lebih tinggi karena kita bayar pajak dan cukai," kenangnya.
Bisnis arak di Bali, kata Gus Rai, sempat terpuruk di tahun 2000 an, karena kasus "arak metanol" yang menyebabkan korban jiwa waktu itu.
"Waktu itu di tahun 2000 an itu, semua orang takut untuk menyajikan arak, karena juga ada "warning" dari pemeritnah negara asing dimana mereka melarang warganya yang berlibur ke Bali minum arak sekitar tahun 2004 atau 2005 kalau tidak salah. Bisnis arak sempat kurang bagus, namun kita tetap jalan terus memproduksi arak karena kita memang membuat yang berkualitas," ujarnya,
Baca juga:
De Gadjah Ucapkan Selamat Galungan dan Kuningan 2025, Ajak Masyarakat Bali Jaga Persatuan
"Kualitas kita selalu utamakan dan jaga, sekarang hotel-hotel maunya yang aman, maunyanya pakai produk (arak Bali) yang sudah ada labelnya dan diketahui produksinya. Jadi arak Bali yang saat ini masuk ke hotel-hotel itu sudah bagus semua," imbuhnya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan