Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 20 September 2026
Lawar Kuwir Sebagai Kuliner Bali yang Halal
Rabu, 22 Mei 2019,
14:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Jika mendengar kata “Lawar” pikiran kita akan tertuju pada kuliner lezat khas Bali yang berisi olahan sayur dan daging babi cincang dicampur dengan bumbu khas sehingga, bagi siapapun yang melihat akan tergoda untuk mencicipinya.
[pilihan-redaksi]
Rasanya yang khas akan olahan bumbu dan rempah, terkadang membuat wisatawan muslim yang berkunjung ke Bali merasa kecewa karena tidak bisa mencicipi olahan ini. Mengingat adanya kandungan babi yang tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi dalam ajaran islam. Tapi hal tersebut tidaklah menjadi alasan lagi karena sudah ada alternatif jenis lawar yang halal yakni, lawar kuwir.
Rasanya yang khas akan olahan bumbu dan rempah, terkadang membuat wisatawan muslim yang berkunjung ke Bali merasa kecewa karena tidak bisa mencicipi olahan ini. Mengingat adanya kandungan babi yang tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi dalam ajaran islam. Tapi hal tersebut tidaklah menjadi alasan lagi karena sudah ada alternatif jenis lawar yang halal yakni, lawar kuwir.
Lawar kuwir merupakan lawar yang bahan utamanya adalah daging entog, yang kemudian ditambahkan dengan bahan lawar pada umumnya seperti sayur kacang panjang, buah nangka muda, jeruk limau, daun belimbing kelapa bakar yang diparut.
Dari segi pembuatan, lawar ini sama seperti lawar pada umumnya yaitu dengan mencampurkan daging entog, sayur dengan bumbu halus dalam satu tempat berupa wadah seperti baskom. Bahan yang dihaluskan sendiri meliputi laos, kencur, jahe, kunyit, bawang merah, bawang putih, kemiri dan merica yang ditumis sampai harum ,dan ditambah penyedap rasa. Semua itu disebut bumbu genep.
[pilihan-redaksi2]
Lawar kuwir ini bisa ditemukan di beberapa tempat rumah makan tertentu di Bali, salah satunya di rumah makan Lawar Kuwir Kasiku yang terdapat di jalan Letda Tantular No.20 Renon, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali 80232. Rumah makan ini pada awalnya bernama Lawar Kuwir Poon Bali, namun sejak berpindahnya kepemilikan pada tahun 2011 rumah makan ini berganti nama menjadi Lawar Kuwir Kasiku.
Lawar kuwir ini bisa ditemukan di beberapa tempat rumah makan tertentu di Bali, salah satunya di rumah makan Lawar Kuwir Kasiku yang terdapat di jalan Letda Tantular No.20 Renon, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali 80232. Rumah makan ini pada awalnya bernama Lawar Kuwir Poon Bali, namun sejak berpindahnya kepemilikan pada tahun 2011 rumah makan ini berganti nama menjadi Lawar Kuwir Kasiku.
Apalagi dibandingkan lawar kuwir dari rumah makan kasiku memang memiliki cita rasa yang berbeda dengan lawar babi pada umumnya namuntetap nikmat dan lezat saat disantap. Harga untuk satu paket lawar kuwir kasiku murah dan terjangkau yakni Rp. 25.000 yang terdiri 3 sate lilit, sepiring nasi, semangkung sayur ares urapan dan lawar kuwir. Pengunjung lawar kasiku sendiri terdiri dari wisatawan baik muslim ataupun non muslim dan masyarakat wilayah Bali.
Selain berada di jalan Letda Tantular,lawar kuwir kasiku juga dapat di temukan di jln. Ida Bagus Mantra NO. 708 Takmung, Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. (bbn/unud/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8095 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5664 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2394 Kali
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026