Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 11 September 2026
PKB Dinilai Monoton, Akademisi Unud: Harus Ada Karya yang Mendunia
Kamis, 6 Juni 2019,
11:04 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Akademisi Universitas Udayana (Unud) sekaligus pengamat sosial, Made Pria Dharsana menilai pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) yang diadakan rutin tiap tahun terkesan monotun karena dalam penyajiannya hanya itu-itu saja.
[pilihan-redaksi]
Menurutnya seharusnya ada evaluasi dan dialog di tengah-tengah masyarakat tentang materi di PKB karena selama ini tidak ada hasil seni yang fundamental dapat dihasilkan dari PKB dari tahun ke tahun.
Menurutnya seharusnya ada evaluasi dan dialog di tengah-tengah masyarakat tentang materi di PKB karena selama ini tidak ada hasil seni yang fundamental dapat dihasilkan dari PKB dari tahun ke tahun.
"Pada intinya masih monoton pelaksanaan PKB dari tahun ke tahun. Memang sebagian harus dirombak, sehinga implementasi dari semangat apa yang diharapkan dapat menumbuhkan diri, atau kepercayaan kita sebagai masyarakat Bali benar-benar kuat," jelasnya, Rabu (5/6).
Dari kacamata masyarakat awam, lanjutnya, mungkin melihatnya tidak ada persoalan, tetapi sebagai seorang pengamat jangan sampai ajang PKB hanya menampilkan yang itu-itu saja.
Ia menyarankan harusnya ada ide baru yang benar-benar dapat menjadi pemberontakan dan menghasilkan kreativitas seni yang benar-benar mendunia.
"Setidaknya harus ada ide baru yang benar-benar bisa menjadi pemberontakan agar menghasilkan kreativitas seni yang benar-benar mendunia. Sehingga, pelaksanaan PKB dapat berkontribusi terhadap dunia atau pembanggunan kebudayaan di tingkat dunia saat ini maupun yang akan datang," ucapnya.
[pilihan-redaksi2]
Dikatakan, perlu ada dialog seni di tengah-tengah masyarakat terutama dalam kaitan membuka cakrawala. Diharapkan lewat ruang dialog di masyarakat sebagai apresiasi seni itu tumbuh, tidak ada kejenuhan, tidak ada stagnasi terhadap kreativitas tersebut.
Dikatakan, perlu ada dialog seni di tengah-tengah masyarakat terutama dalam kaitan membuka cakrawala. Diharapkan lewat ruang dialog di masyarakat sebagai apresiasi seni itu tumbuh, tidak ada kejenuhan, tidak ada stagnasi terhadap kreativitas tersebut.
Dharsana menambahkan, jika dilihat sampai saat ini pelaksanaan PKB dari tahun ke tahun hampir tidak ada produk yang monumental dilahirkan.
"Tidak ada hasil seni yang ditumbuhkan dari setiap pelaksanaan PKB dalam setiap perhelatannya," tandasnya. (bbn/aga/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026