Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Bertatus Tersangka, Penjual Satwa Burung Elang di Medsos Tidak Ditahan
Rabu, 12 Juni 2019,
21:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Meski sudah berstatus tersangka, penyidik Satreskrim Polresta Denpasar tidak melakukan penahanan terhadap tersangka KGW. Sementara dalam pengakuannya, burung elang jenis Ular Bido yang dipasarkannya melalui akun facebook, dulunya dibeli online seharga Rp 1.5 juta.
[pilihan-redaksi]
Sebelumnya, tersangka ditangkap Tim Resmob Polresta Denpasar Selasa (11/6), karena menjual burung elang yang merupakan satwa yang dilindungi UU. Ia menjual burung elang jenis Ular Bido tersebut melalui akun facebook miliknya, yakni Winata Nag Nusaindah.
Sebelumnya, tersangka ditangkap Tim Resmob Polresta Denpasar Selasa (11/6), karena menjual burung elang yang merupakan satwa yang dilindungi UU. Ia menjual burung elang jenis Ular Bido tersebut melalui akun facebook miliknya, yakni Winata Nag Nusaindah.
Satwa tersebut dipasarkan ke beberapa grup jual beli, salah satunya Kicaumania. Setelah diselidiki, tersangka Winata ditangkap di rumahnya di Jalan Nusa Indah, Gang IV nomor 4, Banjar Abiankapas Tengah, Denpasar.
Dalam pengakuan tersangka, burung elang dibeli secara online seharga Rp 1,5 juta pada Desember 2018. Dia bermaksud menjual burung tersebut karena tidak punya uang. “Alasannya menjual Elang itu karena tidak memiliki uang. Setelah diamankan, burung dititipkan di BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali,” jelas Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan.
[pilihan-redaksi2]
Ia mengatakan, saat ini tersangka tidak ditahan. Penyidik juga sudah mengamankan barang bukti burung elang jenis Ular Bido. “Dia tidak ditahan. Penyidik masih memeriksa keterangannya,” ujar Kompol Arta, Rabu (12/6).
Ia mengatakan, saat ini tersangka tidak ditahan. Penyidik juga sudah mengamankan barang bukti burung elang jenis Ular Bido. “Dia tidak ditahan. Penyidik masih memeriksa keterangannya,” ujar Kompol Arta, Rabu (12/6).
Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 40 ayat (2) Jo. Pasal 21 ayat (2) huruf a Undang-Undang No. 5 tahun 1990 tentang konsevasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya dengan ancaman hukuman 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta. (bbn/Spy/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026