Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ida I Dewa Agung Istri Kania, Pujangga Klasik Bali
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Ida I Dewa Agung Istri Kania lebih dikenal sebagai tokoh pejuang wanita dalam Perang Kusamba yang berhasil menewaskan jenderal Belanda. Namun jarang yang mengetahui bahwa Dewa Agung Istri Kania adalah raja wanita dan seorang pujangga klasik Bali keturunan ningrat.
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut terungkap dalam sebuah artikel ilmiah berjudul “Ida I Dewa Agung Istri Kania: Raja, Feminisme, Dan Pahlawan Dari Klungkung” yang dipublikasikan dalam Dharmasmrti, Volume XVI Nomor 1 tahun 2017. Artikel ditulis oleh I Nyoman Sukartha dari Fakultas Ilmu Budaya UNUD.
I Nyoman Sukartha menyebut Ida I Dewa Agung Istri Kaniaseorangpahlawan,raja,yang sekaligus berprofesi sebagai pujangga klasik. Karya-karya beliau berupa kakawin, kidung,geguritan dan tutur.Salahsatukaryabeliau yang terkenal adalah Kakawin Pralambang Bha- sa Wewatekan. Kakawin itu menceritakan tentang: upacara pembakaran mayat (Patiwa-tiwa dan Baligya), gambaran kedatangan dan perang melawan Belanda di Kusamba Klungkung, sumpah kesepakatan kerjasama antara Klung- kung, Gianyar, Bangli, dan Payangan, dan masih ada lagi beberapa kisah faktual yang terjadi baik di Kusamba, di Sweta Lombok, di Tabanan, dan di Klungkung.
[pilihan-redaksi]
Dewa Agung Istri Kania sering juga disebut Anak Agung Istri Kania. Beliau adalah salah satu keturunan (warih) dari Raja Sri Kresna Kepakisan, yang merupakan raja Samprangan, dan cikal bakal adanya keturunan Kepakisan di Bali. Beliau adalah putri dari Ida Dewa Agung Putra yang menjadi raja bawahan di daerah Kusamba (sekarang menjadi desa Kusamba yang berada di wilayah Kecamatan Dawan). Raja Klungkung pada waktu itu adalah Ida I Dewa Agung Sakti.
Nama Ida Dewa Agung Istri Kania atau Ida Anak Agung Istri Kania adalah nama gelar beliau setelah beliau menjadi raja. Sedang nama kecilnya adalah Dewa Agung Istri Muter. Dewa Agung Istri Muter semasa kecilnya tinggal di Kusamba, diasuh oleh ibu kandungnya yang bernama I Gusti Ayu Karang (anak raja Karangasem). Setelah beliau dewasa barulah beliau pindah ke Klungkung di asuh oleh kekaknya yaitu raja Klungkung yang bernama Ida I Dewa Agung Sakti. Istana beliau disebut Puri Bale Mas. [bbn/Dharmasmrti/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan