Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Vokalis Band Punk Ditato di Kepala Saat Manggung di Bali Skinhead Jambore #5
Minggu, 16 Juni 2019,
11:01 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ada yang menarik dalam Bali Skinhead Jambore #5 yang diselenggarakan pada Minggu (16/6) hari ini, pada puncak acara akan ada penampilan seorang vokalis dari band Punk Reformasi beraksi di panggung sambil ditato bagian kepalanya.
[pilihan-redaksi]
"Kami membuat atraksi yang berbeda pada jambore kali ini, tantangannya kalau biasanya menato dalam studio yang sunyi, sekarang di panggung dengan hingar bingar musik, sekaligus vokalis musik punk dituntut agar tenang menyanyi sembari ditato," ungkap Unyil Hanafi, seniman tato yang tergabung di komunitas Indonesia Subculture Chapter Bali (ISCB).
"Kami membuat atraksi yang berbeda pada jambore kali ini, tantangannya kalau biasanya menato dalam studio yang sunyi, sekarang di panggung dengan hingar bingar musik, sekaligus vokalis musik punk dituntut agar tenang menyanyi sembari ditato," ungkap Unyil Hanafi, seniman tato yang tergabung di komunitas Indonesia Subculture Chapter Bali (ISCB).
(1).jpg)
Ketua panitia Bali Skinhead Jambore #5, Lalu Hendryawan (Sanglah Family Boot Bois) menuturkan jambore kali ini mengusung tema 'Sambung Rasa, Sambang Saudara'. Diharapkan melalui ajang jambore kelima ini selain menjadi ajang silaturahmi juga lebih menguatkan persaudaraan komunitas yang terakhir kali mengadakan Bali Jambore Skinhead #4 pada 10 tahun lalu tepatnya di 2009 dan dari jambore sebelumnya yang dihelat pada 2006, 2007, 2008.
[pilihan-redaksi2]
"Jambore ini yang terakhir untuk Bali, namun kedepan kami tetap mengadakan kegiatan namun sifatnya lebih meluas ke skup nasional," ujarnya diamini oleh salah satu pendiri komunitas Bali Skinhead, I Ketut Adi Sutrisna (Centong).
"Jambore ini yang terakhir untuk Bali, namun kedepan kami tetap mengadakan kegiatan namun sifatnya lebih meluas ke skup nasional," ujarnya diamini oleh salah satu pendiri komunitas Bali Skinhead, I Ketut Adi Sutrisna (Centong).

Tidak hanya para komunitas Skinhead, ajang Jambore juga mengundang komunitas punk, ska dan sub kultur lainnya. Ada benang merah dari ketiga aliran tersebut, selain karena varian dari genre musik turunan, perbedaan dari ketiga jenis musik ternyata saling mengisi.
“Jambore terkhir ini sebagai ajang silaturahmi sambung rasa sambang saudara karena benteng terakhir kita adalah persaudaraan. Ini kegiatan positif untuk internal Skinhead dan masyarakat luas,” pungkas Eka Waves Presiden ISCB. (bbn/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026