Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Temui Jokowi, Ponglik: Pembangunan Bali Agar Tidak Meminggirkan Masyarakat Lokal
Kamis, 20 Juni 2019,
09:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Jakarta. Presiden Jokowi menerima rombongan komunitas alumni perguruan tinggi. Di antara 42 alumni yang menghadap Presiden, ada Nyoman "Ponglik" Sudiantara dan Bambang "Bom" Wiyono mewakili Bali.
[pilihan-redaksi]
Mereka diterima Jokowi yang didampingi Menseskab Pramono Anung di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/6/2019) sore. Menurut Ponglik, banyak hal didialogkan. Namun Ponglik tidak bersedia membuka semua ke publik. Soal masukan dari Bali, Ponglik menyatakan, ketika perwakilan Bali diberi waktu bicara, menyampaikan kepada Presiden agar pembangunan Bali tetap harus memperhatikan lingkungan, alam dan budaya.
Mereka diterima Jokowi yang didampingi Menseskab Pramono Anung di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/6/2019) sore. Menurut Ponglik, banyak hal didialogkan. Namun Ponglik tidak bersedia membuka semua ke publik. Soal masukan dari Bali, Ponglik menyatakan, ketika perwakilan Bali diberi waktu bicara, menyampaikan kepada Presiden agar pembangunan Bali tetap harus memperhatikan lingkungan, alam dan budaya.
"Kami sampaikan agar pembangunan berpihak kepada masyarakat lokal, tidak meminggirkan masyarakat Bali. Karena peminggiran masyarakat lokal, bukan tidak mungkin, juga bisa memunculkan radikalisme bentuk lain," ungkap Ponglik.

"Banyak hal, tapi saya rasa itu dulu saja yang perlu kami sampaikan. Kami akan diskusikan dulu dengan teman-teman yang lain," tambah Ponglik.
Dalam pertemuan itu juga dibahas semakin merebaknya perilaku radikalisme yang mengarah pada intoleransi dan politik identitas sempit. Rombongan alumni dipimpin Amarsyah dari ITB Bandung dan Bambang "Gembos" Joedopramono dari ITS Surabaya. Tak kurang dari 2 jam, Jokowi berdialog dengan para alumni dari berbagai daerah di Indonesia tersebut.
Hal ini dibenarkan Ponglik. Ia mengatakan pertemuan para alumni dengan presiden tersebut. Ditanya tentang materi pembicaraan, Ponglik menjelaskan bahwa itu pertemuan internal dan tertutup. Namun Ponglik menyebutkan, masalah radikalisme dan intoleransi menjadi pembicaraan paling fokus.
"Boleh dibilang, itu (masalah radikalisme dan intoleransi, red) menjadi fokus utama pembicaraan. Semua setuju harus ditangani serius karena bisa mengancam keutuhan bangsa," ujar Ponglik.
[pilihan-redaksi2]
Ditanya tentang masukan untuk kabinet, Ponglik menjelaskan, memang ada yang menyampaikan. "Tapi sepintas saja," ujarnya.
Ditanya tentang masukan untuk kabinet, Ponglik menjelaskan, memang ada yang menyampaikan. "Tapi sepintas saja," ujarnya.
Ditanya tanggapan Jokowi, menurut dia, Presiden mengapresiasi masukan dari para alumni. Presiden juga mengucapkan terimakasih atas dukungan masyarakat sehingga memenangi Pilpres 2019.
"Bapak Presiden sangat baik menerima kami. Mencatat masukan kami. Dan akan terus membuka diri menerima masukan para alumni. Dan berbicara banyak hal. Tapi saya belum bisa sampaikan semua. Itu dulu ya," pungkas Ponglik. (bbn/rls/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026