Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Temui Jokowi, Ponglik: Pembangunan Bali Agar Tidak Meminggirkan Masyarakat Lokal
Kamis, 20 Juni 2019,
09:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Jakarta. Presiden Jokowi menerima rombongan komunitas alumni perguruan tinggi. Di antara 42 alumni yang menghadap Presiden, ada Nyoman "Ponglik" Sudiantara dan Bambang "Bom" Wiyono mewakili Bali.
[pilihan-redaksi]
Mereka diterima Jokowi yang didampingi Menseskab Pramono Anung di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/6/2019) sore. Menurut Ponglik, banyak hal didialogkan. Namun Ponglik tidak bersedia membuka semua ke publik. Soal masukan dari Bali, Ponglik menyatakan, ketika perwakilan Bali diberi waktu bicara, menyampaikan kepada Presiden agar pembangunan Bali tetap harus memperhatikan lingkungan, alam dan budaya.
Mereka diterima Jokowi yang didampingi Menseskab Pramono Anung di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/6/2019) sore. Menurut Ponglik, banyak hal didialogkan. Namun Ponglik tidak bersedia membuka semua ke publik. Soal masukan dari Bali, Ponglik menyatakan, ketika perwakilan Bali diberi waktu bicara, menyampaikan kepada Presiden agar pembangunan Bali tetap harus memperhatikan lingkungan, alam dan budaya.
"Kami sampaikan agar pembangunan berpihak kepada masyarakat lokal, tidak meminggirkan masyarakat Bali. Karena peminggiran masyarakat lokal, bukan tidak mungkin, juga bisa memunculkan radikalisme bentuk lain," ungkap Ponglik.

"Banyak hal, tapi saya rasa itu dulu saja yang perlu kami sampaikan. Kami akan diskusikan dulu dengan teman-teman yang lain," tambah Ponglik.
Dalam pertemuan itu juga dibahas semakin merebaknya perilaku radikalisme yang mengarah pada intoleransi dan politik identitas sempit. Rombongan alumni dipimpin Amarsyah dari ITB Bandung dan Bambang "Gembos" Joedopramono dari ITS Surabaya. Tak kurang dari 2 jam, Jokowi berdialog dengan para alumni dari berbagai daerah di Indonesia tersebut.
Hal ini dibenarkan Ponglik. Ia mengatakan pertemuan para alumni dengan presiden tersebut. Ditanya tentang materi pembicaraan, Ponglik menjelaskan bahwa itu pertemuan internal dan tertutup. Namun Ponglik menyebutkan, masalah radikalisme dan intoleransi menjadi pembicaraan paling fokus.
"Boleh dibilang, itu (masalah radikalisme dan intoleransi, red) menjadi fokus utama pembicaraan. Semua setuju harus ditangani serius karena bisa mengancam keutuhan bangsa," ujar Ponglik.
[pilihan-redaksi2]
Ditanya tentang masukan untuk kabinet, Ponglik menjelaskan, memang ada yang menyampaikan. "Tapi sepintas saja," ujarnya.
Ditanya tentang masukan untuk kabinet, Ponglik menjelaskan, memang ada yang menyampaikan. "Tapi sepintas saja," ujarnya.
Ditanya tanggapan Jokowi, menurut dia, Presiden mengapresiasi masukan dari para alumni. Presiden juga mengucapkan terimakasih atas dukungan masyarakat sehingga memenangi Pilpres 2019.
"Bapak Presiden sangat baik menerima kami. Mencatat masukan kami. Dan akan terus membuka diri menerima masukan para alumni. Dan berbicara banyak hal. Tapi saya belum bisa sampaikan semua. Itu dulu ya," pungkas Ponglik. (bbn/rls/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026