Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Nasabah Laporkan Terima Banyak Uang Palsu dari BRI Unit Seririt
Rabu, 10 Juli 2019,
23:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Seririt. Peredaran upal atau uang palsu semakin mengkhawatirkan. BRI Unit Seririt dilaporkan oleh salah satu nasabahnya ke Mapolsek Seririt.
[pilihan-redaksi]
Nasabah tersebut telah menerima puluhan lembar uang palsu yang terselip saat mencairkan uang sebesar Rp. 50 juta dari kasir BRI Unit Seririt.
Sebelumnya pihak bank BRI telah melakukan pergantian puluhan lembar uang palsu yang diterima nasabah tersebut, namun nasabah yang seorang "sulinggih" atau pendeta Hindu itu malah kembali menerima lembaran upal yang terhitung banyak saat di luar bank.
Pihak bank menolak untuk kembali mengganti uang palsu tersebut sehingga kasusnya dilaporkan ke polisi.
Kapolsek Seririt, Kompol I Wayan Suka, Rabu (10/7/2019) saat dikonfirmasi membenarkan laporan nasabah BRI Unit Seririt.
“Pada saat itu, nasabah tersebut mencairkan uang sebanyak Rp 50 juta dan di dalamnya terselip puluhan upal (uang palsu). Ia pun komplain dan pihak bank menggantinya sesuai nominal yang diduga palsu itu,” terang Kompol Suka dilansir dewatapos.
Namun permasalahan belum tuntas. Saat berada di rumah, nasabah tersebut kembali memeriksa uang yang diterima dan kembali menemukan uang palsu terselip.
[pilihan-redaksi2]
“Dan benar, ditemukan kembali lembaran upal dalam jumlah signifikan (banyak). Dia kembali ke bank namun pihak bank menolak. Atas kerugian yang dideritanya itu, kemudian melapor ke polisi,” ujar Suka.
Kepala Bank BRI Unit Seririt, Dodo Pontjo S ketika dikonfirmasi tidak menampik laporan nasabahnya ke Mapolsek Seririt dan membenarkan kasus dugaan upal tersebut terjadi di BRI Unit Seririt.
Namun Dodo Pontjo mengaku tidak berwenang memberikan penjelasan lebih jauh karena akan ditangani oleh para legal atau kuasa hukum di kantornya.
"Saya tidak berwenang memberikan keterangan atas kasus dugaan upal itu. Dan kasus itu diambil alih oleh Kantor Cabang,” ucapnya
Upaya penanganan masih dilakukan polisi dengan melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan, termasuk menyita sejumlah uang pecahan Rp 100 ribu yang diduga palsu dan tentunya mendengarkan keterangan korban dan sejumlah saksi-saksi. [bbn/dewatapos/psk]
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026