Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Nasabah Laporkan Terima Banyak Uang Palsu dari BRI Unit Seririt
Rabu, 10 Juli 2019,
23:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Seririt. Peredaran upal atau uang palsu semakin mengkhawatirkan. BRI Unit Seririt dilaporkan oleh salah satu nasabahnya ke Mapolsek Seririt.
[pilihan-redaksi]
Nasabah tersebut telah menerima puluhan lembar uang palsu yang terselip saat mencairkan uang sebesar Rp. 50 juta dari kasir BRI Unit Seririt.
Sebelumnya pihak bank BRI telah melakukan pergantian puluhan lembar uang palsu yang diterima nasabah tersebut, namun nasabah yang seorang "sulinggih" atau pendeta Hindu itu malah kembali menerima lembaran upal yang terhitung banyak saat di luar bank.
Pihak bank menolak untuk kembali mengganti uang palsu tersebut sehingga kasusnya dilaporkan ke polisi.
Kapolsek Seririt, Kompol I Wayan Suka, Rabu (10/7/2019) saat dikonfirmasi membenarkan laporan nasabah BRI Unit Seririt.
“Pada saat itu, nasabah tersebut mencairkan uang sebanyak Rp 50 juta dan di dalamnya terselip puluhan upal (uang palsu). Ia pun komplain dan pihak bank menggantinya sesuai nominal yang diduga palsu itu,” terang Kompol Suka dilansir dewatapos.
Namun permasalahan belum tuntas. Saat berada di rumah, nasabah tersebut kembali memeriksa uang yang diterima dan kembali menemukan uang palsu terselip.
[pilihan-redaksi2]
“Dan benar, ditemukan kembali lembaran upal dalam jumlah signifikan (banyak). Dia kembali ke bank namun pihak bank menolak. Atas kerugian yang dideritanya itu, kemudian melapor ke polisi,” ujar Suka.
Kepala Bank BRI Unit Seririt, Dodo Pontjo S ketika dikonfirmasi tidak menampik laporan nasabahnya ke Mapolsek Seririt dan membenarkan kasus dugaan upal tersebut terjadi di BRI Unit Seririt.
Namun Dodo Pontjo mengaku tidak berwenang memberikan penjelasan lebih jauh karena akan ditangani oleh para legal atau kuasa hukum di kantornya.
"Saya tidak berwenang memberikan keterangan atas kasus dugaan upal itu. Dan kasus itu diambil alih oleh Kantor Cabang,” ucapnya
Upaya penanganan masih dilakukan polisi dengan melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan, termasuk menyita sejumlah uang pecahan Rp 100 ribu yang diduga palsu dan tentunya mendengarkan keterangan korban dan sejumlah saksi-saksi. [bbn/dewatapos/psk]
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026