Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Ulon Pura Agung Lokanatha Runtuh, Pemkot Ambil Langkah Pembersihan dan Perbaikan
Selasa, 16 Juli 2019,
20:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Gempa 6 magnitudo mengguncang Pulau Bali pada Selasa (16/7) berdampak pula di Kota Denpasar. Ulon Palinggih Padmasana Pura Agung Lokanatha, Lumintang Denpasar runtuh yang juga berimbas pada ornamen paksi serta ekor Bedawang Nala Padmasana tersebut.
[pilihan-redaksi]
Kejadian ini dipantau langsung Sekda Kota Denpasar, A.AN Rai Iswara bersama pimpinana OPD terkait Pemkot Denpasar. Mewakili Walikota Denpasar, Sekda Rai Iswara mengatakan guncangan gempa 6 magnitudo sangat keras terasa di Kota Denpasar, hingga dua kali guncangan kami rasakan.
Kejadian ini dipantau langsung Sekda Kota Denpasar, A.AN Rai Iswara bersama pimpinana OPD terkait Pemkot Denpasar. Mewakili Walikota Denpasar, Sekda Rai Iswara mengatakan guncangan gempa 6 magnitudo sangat keras terasa di Kota Denpasar, hingga dua kali guncangan kami rasakan.
Adanya kerusakan pada Padmasana Pura Agung Lokanatha Denpasar ini telah kita ambil langkah secepatnya. “Atas perintah dan seijin Walikota Rai Mantra kami bersama OPD terkait meliputi Dinas PUPR, BPBD Denpasar dan Bagian Kesra Setda Kota Denpasar untuk segera melakukan langkah langkah yang harus dilakukan dilapangan,” ujarnya.
Lebih lanjut menurut Rai Iswara langkah awal kita sudah meminta petunjuk kepada Ida Pedanda yang nantinya dapat dilakukan langkah cepat seperti halnya pembersihan di areal Pura Agung Lokanatha dengan upakara. “Atas petunjuk Ida Pedanda bersama pemangku Pura Agung Lokanatha akan segera dilakukan pembersihan dengan sesajen terlebih hari ini bertepatan dengan Purnama,” ujar Rai Iswara.
Pemangku Pura Agung Lokanatha Denpasar, Jero Mangku Ketut Tarsana mengaku kejadian sekitar pukul 08.18 Wita yang saat itu kami bersama pemedek di pura sedang melakukan persembahyangan. Kaget mendengar suara keras benda jatuh dari belakang Padmasana hingga terlihat berserakan serpihan batu bata yang tidak lain adalah Ulon dari Pelinggih Padmasana.
“Hanya satu pelinggih yang terkena dampak dari guncangan gempa ini yakni Pelinggih Padmasana, hingga saat ini telah dilakukan persiapan untuk mengambil langkah-langkah pembersihan lewat upacara kecil terlebih dahulu,” ujar Jro Mangku.
[pilihan-redaksi2]
Sementara Kepala Stasiun Geofisika Sangglah Denpasar, Ikhsan mengatakan terdapat tujuh kali gempa susulan dari gempa awal yang berkekuatan 6 magnituodo tersebut. Gempa berpusat di sebelah selatan pulau Bali dengan diameter lintang 9,11 lintang selatan (LS), bujur 114,54 bujur timur (BT) dan kedalam 68 kilometer. Pusat gempa sangat dekat dengan pusat aktivitas terpadat di Kabupaten Badung, Nusa Dua, Kuta Selatan serta gempa tidak berpotensi tsunami.
Sementara Kepala Stasiun Geofisika Sangglah Denpasar, Ikhsan mengatakan terdapat tujuh kali gempa susulan dari gempa awal yang berkekuatan 6 magnituodo tersebut. Gempa berpusat di sebelah selatan pulau Bali dengan diameter lintang 9,11 lintang selatan (LS), bujur 114,54 bujur timur (BT) dan kedalam 68 kilometer. Pusat gempa sangat dekat dengan pusat aktivitas terpadat di Kabupaten Badung, Nusa Dua, Kuta Selatan serta gempa tidak berpotensi tsunami.
"Dengan dirasakannya gempa yang cukup keras pihaknya mohon kerjasama di lapangan untuk bersama mandata dampak gempa, yang saat ini telah berkoordinasi juga dengan BPBD Kota Denpasar," ujarnya. (bbn/humasdenpasar/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2408 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1932 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026