Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kebun Raya Bedugul Tambah Obyek Wisata Baru
BERITABALI.COM, TABANAN.
Kebun Raya Bedugul atau di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan kini menambah objek wisata baru.
Objek Wisata baru tersebut diberi nama Taman Surya Nirwana. Taman yang terletak di sisi timur kasawan Kebun Raya Bali ini menawarkan keindahan pemandangan Danau Beratan dan Bukit Pengelengan.
Kepala Balai Konservasi Kebun Raya Bali, Bayu Adjie mengatakan, Taman Surya Nirwana dibuat untuk menambah obyek di Kebun Raya Bali. Sebelumnya hanya menawarkan taman koleksi berbagai ragam tanaman, namun pada Taman Surya Nirwana ini didesain dengan mengedepankan konsep keindahan. "Jadi ada panggung dan tempat duduk," ujarnya, Kamis (18/7).
Dikatakan keindahan yang ditawarkan dari Taman Surya Nirwana adalah pengunjung bisa melihat pemandangan Danau Beratan dan Bukit. "Konsep keindahan tersebut tercermin dari taman Eropa, namun tetap menonjolkan arsitektur bernuansa Bali," katanya.
Bayu Adjie menegaskan Taman Surya Nirwana akan digunakan sebagai tempat pertunjukan atau panggung terbuka dengan latar belakang pemandangan Danau Beratan dan Bukit Pengelengan.
Baca juga:
PKB Dongkrak Wisata dan Ekonomi Bali
Bahkan pihaknya sedang menyusun jadwal tetap pertunjukan yang akan dipentaskan di Taman Surya Nirwana.
“Selain itu, tidak menutup kemungkinan taman ini juga ditawarkan kepada event organizer untuk melakukan berbagai pertunjukan di sini. Tidak hanya pertunjukan wisata saja, harapan kami juga ada pesan-pesan konservasi di dalamnya,” bebernya.
Bayu Adjie menambahkan Taman Surya Nirwana sudah diluncurkan bertepatan dengan perayaan Kebun Raya Bali yang ke 60 pada Selasa (16/7).
Dimana Kebun Raya Bali adalah Kebun Raya pertama yang didirikan oleh Bangsa Indonesia. Sebab, tiga kebun raya lainnya yang ada di Indonesia, yaitu Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibodas, dan Kebun Raya Porwodadi merupakan warisan pemerintah kolonial.
Hal itu terermin dari arsitektur di tiga kebun raya tersebut yang sangat kental dengan nuansa Eropa. Dia melanjutkan berbeda dengan Kebun Raya Bali, Bayu Adjie mengatakan Kebun Raya Bali sangat kental dengan arsitektur Indonesia, khususnya berciri khas Bali. Itu bisa dilihat adanya taman usadha di sekitar kawasan Kebun Raya Bali ini yang berfungsi untuk pengobatan.
Selain itu, ada pula beragam tanaman upakara yang biasanya digunakan untuk kegiatan adat di Bali selama ini.
“Di Kebun Raya Bali ini kami juga punya museum etnobotani yang menyimpan alat-alat yang digunakan keseharian oleh masyarakat Bali. Itu semua juga menjadi konsen kebun raya untuk menyimpan ilmu pengetahuan dan menyebarkan kepada generasi muda,” tandasnya.
Sementara itu, adanya taman baru ini sekaligus sebagai upaya untuk makin menarik angka kunjungan ke Kebun Raya Bali nantinya. Dimana selama ini untuk angka kunjungan wisatawan ke Kebun Raya Bali ini makin naik. hal ini terlihat dimana jika dua atau tiga tahun lalu angka kunjungan hanya mencapai 400 ribu lebih orang per tahun, sekarang ini angka kunjungan wistawan sudah mencapai rata-rata 700 ribuan an orang per tahun.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan