Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 20 September 2026
Urgensi Bandara Alternatif, PT Pembari Dorong Percepatan Realisasi Bandara Bali Utara
Rabu, 24 Juli 2019,
07:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Badung. PT Pembangunan Bali Mandiri (Pembari) mendorong percepatan realisasi Bandara Bali Utara sesuai dengan janji Gubernur Bali Wayan Koster saat berkampanye dalam Pilgub Bali 2018.
[pilihan-redaksi]
Presiden Direktur (Presdir) PT Pembari Komang Roli selaku pengelola Bandara Bali Utara mengatakan di tengah wacana untuk mempersiapkan infrastruktur jalan tol dan shortcut untuk keberadaan bandara Bali Utara nantinya sembari menunggu keluarnya ijin penetapan lokasi (penlok), pihaknya mendorong upaya untuk tetap membangun bandara terlebih dahulu atau keduanya dibangun secara simultan.
Presiden Direktur (Presdir) PT Pembari Komang Roli selaku pengelola Bandara Bali Utara mengatakan di tengah wacana untuk mempersiapkan infrastruktur jalan tol dan shortcut untuk keberadaan bandara Bali Utara nantinya sembari menunggu keluarnya ijin penetapan lokasi (penlok), pihaknya mendorong upaya untuk tetap membangun bandara terlebih dahulu atau keduanya dibangun secara simultan.
Bukan tanpa alasan, dikatakan keberadaan bandara Bali Utara nantinya akan memberi tujuan adanya kepentingan yang utama dalam pembangunan infrastruktur tol dan shortcut Mengwitani-Singaraja.
Disamping itu urgensi pembangunan bandara Bali Utara sudah sedemikian perlu mengingat kapasitas penerbangan di bandara Ngurah Rai yang sudah overload dengan melayani 72.000 penerbangan selama setahun.
Bahkan, dengan isu bencana alam, yakni potensi tsunami di wilayah selatan Jawa dan Gunung Agung yang rawan erupsi, Roli mengungkapkan sebenarnya menjadi pertanda adanya urgensi bandara alternatif di Bali Utara yang harus segera terealisasi.
[pilihan-redaksi2]
"Bandara Ngurah Rai yang hanya mempunyai 1 runway dan dengan kapasitas yang tidak cukup untuk pesawat yang besar dan berbadan lebar, serta gangguan alam lainnya yang berpotensi di wilayah selatan juga karena angin material erupsi Gunung Agung yang kerap mengganggu penerbangan, keberadaan bandara Bali Utara mempunyai posisi yang relatif aman," jelasnya belum lama ini kepada komunitas pegiat media sosial (medsos), The Netizen Badung.
"Bandara Ngurah Rai yang hanya mempunyai 1 runway dan dengan kapasitas yang tidak cukup untuk pesawat yang besar dan berbadan lebar, serta gangguan alam lainnya yang berpotensi di wilayah selatan juga karena angin material erupsi Gunung Agung yang kerap mengganggu penerbangan, keberadaan bandara Bali Utara mempunyai posisi yang relatif aman," jelasnya belum lama ini kepada komunitas pegiat media sosial (medsos), The Netizen Badung.
Selaku pemegang hak untuk pengelola bandara Bali Utara, PT Pembari juga mempunyai kepentingan agar keberadaan bandara tersebut juga segera memberikan pemerataan kesejahteraan bagi kabupaten di Bali Utara khususnya Buleleng dan sekitarnya seperti Karangasem dan Jembrana.
"Pariwisata Bali di wilayah selatan telah mengalami titik jenuh bagi wisatawan, sementara banyak destinasi wisata lainnya yang bisa ditawarkan di Bali Utara," sebutnya. (bbn/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7756 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5631 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026