Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
JK Sebut Tidak Ada Bedanya dengan Museum Jika Universitas Selalu Melihat ke Belakang
Rabu, 28 Agustus 2019,
13:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com. Denpasar. Wakil Presiden RI, Jusuf Kala mengatakan jika Universitas selalu melihat ke belakang maka bukan Universitas namanya melainkan sebuah Museum.
[pilihan-redaksi]
"Ya tentu tidak ada bedanya universitas dengan museum, jika selalu Universitas tersebut melihat ke belakang saja. Karena, Museum tersebut melihatnya ke belakang bukan ke depan. Akan tetapi, Universitas tersebut harus selalu melihat kedepan," katanya saat menghadiri puncak Harteknas di Lapangan Puputan, Bajra Sandhi, Renon Rabu (28/8) Denpasar.
"Ya tentu tidak ada bedanya universitas dengan museum, jika selalu Universitas tersebut melihat ke belakang saja. Karena, Museum tersebut melihatnya ke belakang bukan ke depan. Akan tetapi, Universitas tersebut harus selalu melihat kedepan," katanya saat menghadiri puncak Harteknas di Lapangan Puputan, Bajra Sandhi, Renon Rabu (28/8) Denpasar.
Maka dari itu, kata dia, para saintis tentunya harus mampu melihat kedepan apa yang telah dicapai sampai saat ini. "Menteri terkait juga harus memiliki target, jika dilihat dari urutan negara Indonesia pada Global Innovation Index hanya berada di nombor urut 85.
"Tentu kita harus memiliki target, kapan kita mampu mencapai nomor ke-50, yang tentunya lebih baik dari Negara Filipina maupun Thailand. Jika itu tidak dicapai, maka kita hanya akan bangga dengan upacara-upacara. Akan tetapi, kurang hasil yang kita capai," ucapnya.
[pilihan-redaksi2]
Dia mencontohkan, percaya kemampuan otak orang Indonesia tidak ada bedanya sama otak orang Jepang maupun Amerika. Bahkan banyak humor mengatakan, otak orang Indonesia terbaik akan tetapi hanya kurang dipakai saja.
Dia mencontohkan, percaya kemampuan otak orang Indonesia tidak ada bedanya sama otak orang Jepang maupun Amerika. Bahkan banyak humor mengatakan, otak orang Indonesia terbaik akan tetapi hanya kurang dipakai saja.
Maka dari itu, lanjutnya, kita harus memanfaatkan kodrat yang diberikan kepada Allah atau Tuhan Yang Maha Esa ini. "Karena bukan hanya memperingati saja, akan tetapi harus mampu membuat target dan neraca tertentu kedepannya juga. Agar semuanya dapat menyumbangkan pikiran, tenaga dan inovasi untuk bangsa kedepan tentunya," tutupnya. (bbn/aga/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026