Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Putri Suastini Koster Apresiasi Seniman Tut Ar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Istri Gubernur Bali Nyonya Putri Suastini Koster mengapresiasi dan mendukung rencana pameran dan lelang lukisan untuk membantu keluarga seniman asal Jembrana, I Ketut Arsadana yang telah meninggal dan dikremasi Selasa (17/9).
.jpeg)
Demikian disampaikannya saat menerima perwakilan Forum Pemerhati Jembrana (Forhana) yang mendampingi Putri Tut Ar, Ni Putu Dhita Vasya Wedari di Kediaman Gubernur, Jaya Saba, Senin (16/9) yang lalu.

Seniman I Ketut Arsadana meninggal dalam usia 56 tahun, meninggalkan seorang istri, Ni Nyoman Yuliati dan seorang putri Ni Putu Dhita Vasya Wedari. Ada banyak karya Tut Ar, namun yang mungkin cukup dikenal adalah lukisan "Primitive Fish" yang dulu sangat populer di Kuta dengan produk kaos merek "Primitive Cool" serta lukisan 3D Jokowi yang dibuat di Museum I AM 3D Bali, Bajra Sandhi, Renon.

Putri Suastini Koster sangat menghargai karya-karya seniman Tut Ar yang kreatif dan bernilai tinggi namun juga prihatin dengan kesederhanaan keluarga yang ditinggalkannya. Pada kesempatan tersebut, Wanita yang akrab dipanggil Bunda Putri ini memberikan santunan kepada putri Tut Ar sebesar Rp. 13 juta dan memperhatikan pendidikan dan pekerjaannya nanti.

"Tut Ar ini termasuk seniman yang dalam berkesenian didasari dengan semangat ‘ngayah’. Tidak semua ukurannya pada materi, dengan ngayah kita akan bisa bahagia lahir dan batin," ujar Bunda Putri.
Salah satu anggota Forhana yang juga inisiator pertemuan, Putu Ana Anandi yang mendampingi putri Tut Ar menyampaikan terimakasih atas perhatian dan apresiasi Ibu Gubernur dan akan berusaha mewujudkan rencana pameran dan lelang lukisan di Bajra Sandhi.
"Dari hasil pameran dan lelang lukisan, akan kami serahkan ke putri Tut Ar," jelas Putu Ana yang bulan agustus lalu mendampingi beberapa UMKM Jembrana pameran di Ho Chi Minh City, Vietnam.
Lebih lanjut Putu Ana menyampaikan bahwa hasil penggalangan dana sementara dari berbagai pihak yang peduli terhadap Tut Ar beserta keluarganya terkumpul 25.5 juta.
Sementara itu, Koordinator Forhana, Agung Ngurah Susrama Putra, menyampaikan bahwa Forhana merupakan wadah sesama orang Jembrana yang peduli dan berusaha memfasilitasi kebutuhan warga Jembrana khususnya yang berprestasi termasuk prestasi di bidang seni.

"Salut dengan apresiasi Ibu Gubernur serta kawan-kawan dekat Tut Ar. Dengan adanya perhatian terhadap seniman, diharapkan semangat untuk munculnya seniman-seniman baru kian bertambah, tidak hanya di Jembrana namun seluruh Bali, sehingga seniman lebih sejahtera," pungkas Susrama Putra. (gus/adv)
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6039 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2365 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2253 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan