Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pelayaran Perdana Fery Badas-Surabaya, Transportasi Alternatif Lewati Lembar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Lombok. Pelayaran perdana jarak jauh (long Distance) Fery oleh Kapal Fery KM Swarna Bahtera dari Pelabuhan Badas, Sumbawa ke Surabaya, akhirnya diresmikan, Minggu (29/9).
[pilihan-redaksi]
Diresmikannya jalur Badas Sumbawa ke Surabaya ini, menjadi solusi alternatif bagi arus transportasi yang ada melewati pelabuhan Lembar, yang jumlahnya mencapai 500 truk per hari.
Pada peresmian yang dilakukan Gubernur NTB, Doktor Zulkiflimansyah bersama Direktur Utama PT ASDP, Dr Ira Puspadewi, dan Bupati Sumbawa HM Husni Djibril Bsc di Pelabuhan Badas ini, pelayaran perdana Fery long Distance kemungkinan akan disusul pula kehadiran kapal-kapal lainnya.
Pelayaran Badas Sumbawa ke Surabaya dengan lama tempuh 25 jam dan biaya murah ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan pariwisata pulau Sumbawa. Kehadiran pelayaran ini juga diharapkan mampu menciptakan pasar yang prospektif bagi kemajuan daerah.
Pelayaran perdana yang ditandai dengan penandatanganan MOU, antara Pemprov NTB dan Pemda Sumbawa ini adalah sebagai salah satu langkah progresif mewujudkan konektivitas dan aksesibilitas antar wilayah. Sehingga diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi.
[pilihan-redaksi2]
Dirut ASDP Ira Puspadewi menyampaikan proses diskusi dibukanya pelayanan pelayaran Badas Sumbawa-Surabaya ini hanya berlangsung dua bulan. Sampai akhirnya pelayaran perdana kapal Fery KM Swarna Bahtera bisa dilakukan dengan sukses. Satu kapal ini katanya pasti tidak cukup. Namun akan dihadirkan lagi kapal-kapal lain, asal marketnya bisa dibuat.
Sementara dari Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril menjelaskan, pelayaran ini sudah lama dinantikan oleh masyarakat. Pihaknya berterima kasih kepada Gubernur NTB yang intens melakukan Komunikasi dengan Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI.
"Khususnya ini berita bagus untuk pengusaha lokal. Karena kalau masa panen tiba, mereka menunggu hingga 20 hari untuk masalah transportasi," ungkap Bupati. (bbn/lom/rob)
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2505 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun