Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Wagub Cok Ace Minta Asephi Fasilitasi Kebutuhan UKM dan Exportir dengan Pemerintah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Asosiasi Exportir dan Produsen Handycraft Indonesia (ASEPHI) merupakan wadah bagi para pelaku UKM dan Exportir kita dalam mengembangkan usahanya. Untuk itu ASEPHI sangat diharapkan dapat meningkatkan perekonomian terutama di bidang expor.
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) saat membuka secara resmi Bali Craft 2019 yang diselenggarakan oleh ASEPHI di Plaza Renon, Denpasar, Rabu (2/10) sore.
Menurut Wagub Cok Ace, Bali mengandalkan pariwisata sebagai sumber perekonomian utama, dan ASEPHI adalah bagian dari pariwisata itu sendiri. “Sehingga segala upaya yang dilakukan oleh ASEPHI juga merupakan usaha untuk memajukan pariwisata,” ujarnya.
Untuk itu, Ia berharap ASEPHI bisa memfasilitasi kebutuhan para anggotanya kepada Pemprov Bali. Apa yang diperlukan tolong komunikasikan dengan pemerintah, apakah ada kendala pada permodalan atau regulasi yang menghambat perkembangan anggota ASEPHI. Sehingga kita bisa mencari jalan tengah terbaik,” imbuhnya.
Wagub Cok Ace menambahkan, masyarakat Bali mempunyai kreativitas tinggi dan sudah terkenal hingga ke dunia mancanegara, disinilah peran ASEPHI untuk memfasilitasi sangat diperlukan. “Jadi segala sesuatu silahkan komunikasikan dengan kita,” tandasnya.
Sementara sebelumnya Ketua ASEPHI Bali Ketut Dharma Siadja menjelaskan bahwa keberadaan ASEPHI selama ini memang memfasilitasi kebutuhan para UKM dan Exportir dalam melebarkan usahanya. “Beberapa usaha yang telah dilakukan adalah audiensi dengan Bank Indonesia terkait regulasi permodalan yang dipandang memberatkan anggota, serta memfasilitasi berbagai pameran-pameran untuk anggota di Indonesia,” ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Ia mengatakan pemilihan tanggal pembukaan Bali Craft 2019 sangat relevan karena tanggal 2 Oktober merupakan Hari Batik Nasional serta menyambut Hari Jadi TNI tanggal 5 Oktober mendatang. Ia mengaku kegiatan ini memang kali pertama dilakukan dan berharap ke depan bisa dilakukan kegiatan serupa dengan lebih baik lagi.
“Semoga acara ini bisa menjadi acara tahunan, serta tempat pelaksanaan bisa dilakukan di tempat yang lebih besar,” tandasnya. (bbn/humasbali/rob)
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8092 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5664 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2394 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan