Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Wagub Cok Ace Minta Asephi Fasilitasi Kebutuhan UKM dan Exportir dengan Pemerintah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Asosiasi Exportir dan Produsen Handycraft Indonesia (ASEPHI) merupakan wadah bagi para pelaku UKM dan Exportir kita dalam mengembangkan usahanya. Untuk itu ASEPHI sangat diharapkan dapat meningkatkan perekonomian terutama di bidang expor.
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) saat membuka secara resmi Bali Craft 2019 yang diselenggarakan oleh ASEPHI di Plaza Renon, Denpasar, Rabu (2/10) sore.
Menurut Wagub Cok Ace, Bali mengandalkan pariwisata sebagai sumber perekonomian utama, dan ASEPHI adalah bagian dari pariwisata itu sendiri. “Sehingga segala upaya yang dilakukan oleh ASEPHI juga merupakan usaha untuk memajukan pariwisata,” ujarnya.
Untuk itu, Ia berharap ASEPHI bisa memfasilitasi kebutuhan para anggotanya kepada Pemprov Bali. Apa yang diperlukan tolong komunikasikan dengan pemerintah, apakah ada kendala pada permodalan atau regulasi yang menghambat perkembangan anggota ASEPHI. Sehingga kita bisa mencari jalan tengah terbaik,” imbuhnya.
Wagub Cok Ace menambahkan, masyarakat Bali mempunyai kreativitas tinggi dan sudah terkenal hingga ke dunia mancanegara, disinilah peran ASEPHI untuk memfasilitasi sangat diperlukan. “Jadi segala sesuatu silahkan komunikasikan dengan kita,” tandasnya.
Sementara sebelumnya Ketua ASEPHI Bali Ketut Dharma Siadja menjelaskan bahwa keberadaan ASEPHI selama ini memang memfasilitasi kebutuhan para UKM dan Exportir dalam melebarkan usahanya. “Beberapa usaha yang telah dilakukan adalah audiensi dengan Bank Indonesia terkait regulasi permodalan yang dipandang memberatkan anggota, serta memfasilitasi berbagai pameran-pameran untuk anggota di Indonesia,” ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Ia mengatakan pemilihan tanggal pembukaan Bali Craft 2019 sangat relevan karena tanggal 2 Oktober merupakan Hari Batik Nasional serta menyambut Hari Jadi TNI tanggal 5 Oktober mendatang. Ia mengaku kegiatan ini memang kali pertama dilakukan dan berharap ke depan bisa dilakukan kegiatan serupa dengan lebih baik lagi.
“Semoga acara ini bisa menjadi acara tahunan, serta tempat pelaksanaan bisa dilakukan di tempat yang lebih besar,” tandasnya. (bbn/humasbali/rob)
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3967 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1382 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 936 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 861 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 732 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun