Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Putri Koster Harapkan Penyandang Disabilitas Tidak Dikucilkan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Putri Koster selaku istri Gubernur Bali dan Ketua TP PKK Provinsi Bali menginginkan agar para penyandang disabilitas diberi ruang dan kesempatan yang sama dengan masyarakat lainnya, khususnya dalam berkesenian.
[pilihan-redaksi]
"Jangan para penyandang disabilitas lantas dikucilkan dan dipisahkan dari mereka yang beruntung dikarunia fisik yang sempurna," ujar Ny Putri Koster saat memberi sambutan pada pembukaan Festival Kesenian Bali (FKB) Penyandang Disabilitas yang berlangsung di Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali, Jumat (4/10/2019).
Mengawali sambutannya, Ny Putri Koster menyampaikan rasa haru dan bangga karena bisa hadir di tengah-tengah para seniman luar biasa. Menurut wanita yang dikenal sebagai seniman panggung ini, kemampuan berkesenian para penyandang disabilitas tak kalah dengan mereka yang dikaruniai kesempurnaan fisik.
"Kurangnya kan hanya sedikit yaitu di raga, sedangkan jiwa dan semangatnya belum tentu kalah," ujarnya.
Ibu dua putri ini menambahkan, dalam berkesenian, para penyandang disabilitas tak mesti seratus persen meniru mereka yang memiliki kesempurnaan fisik. Ia lantas mencontohkan salah satu jenis tarian yakni tari penyambutan panyembrahma yang di awal acara dibawakan oleh penari di atas kursi roda.
"Jika punya kekurangan di kaki, penari bisa menekankan gerakan tangan, kepala dan seledetan mata. Seperti yang dilakukan anak-anak tadi. Itu menjadi daya tarik luar biasa. Harus disiasati, karena kreativitas itu justru muncul karena keadaan," tambahnya.
Oleh sebab itu, ia mendorong para seniman disabilitas jangan pernah surut dalam mengasah kemampuan. "Yang punya bakat megambel, latih megambel. Yang berbakat menari, silahkan belajar menari," dorongnya.
[pilihan-redaksi2]
Pada bagian lain, Ny Putri Koster melontarkan ide pembangunan kampung disabilitas. Menurutnya, akan sangat luar biasa kalau Bali bisa mewujudkan sebuah tempat khusus bagi penyandang disabilitas, di mana semua kegiatan mereka dilaksanakan di sana.
"Bukan untuk memisahkan mereka, tapi di sana tempat mereka berkiprah, mengasah keterampilan dan ajang memasarkan hasil kreativitas mereka," paparnya.
Lebih dari itu, keberadaan kampung disabilitas akan mengoptimalkan upaya pengembangan potensi mereka. "Misalnya mereka butuh seniman untuk melatih, kita datangkan ke sana," ujarnya sembari berharap idenya itu bisa segera terwujud. (bbn/humasbali/rob)
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2724 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2020 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1956 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun