Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Hadirkan GPS, PMHD Unwar Gelar Seminar Kepemimpinan dan Politik Ala Hindu
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pasemetonan Mahasiswa Hindu Dharma Universitas Warmadewa (PMHD Unwar) mengadakan seminar bertema "Kepemimpinan dan Politik Ala Hindu, pada Diklat Sapta Bayu XIV yang dilaksanakan Sabtu (5/10/2019) di Gedung auditorium Widya sabha Universitas Warmadewa.
[pilihan-redaksi]
Seminar tersebut menghadirkan mantan Senator DPD RI 2014 - 2019 Gede Pasek Suardika (GPS), SH, MH yang memberikan materi. Menurutnya, kepemimpinan itu harus diawali dari bagaimana kita memimpin diri sendiri, karena dalam Kepemimpinan esensinya mempengaruhi orang lain.
Dikatakan meneladani pemimpin-pemimpin dan tokoh-tokoh adalah hal yang cukup penting juga bagi generasi muda Hindu calon pemimpin. "Seperti Soekarno dan Hatta apanya yang mesti diteladani? Bagaimana menempatkan kemanusiaan di atas segalanya, walau mereka berbeda secara politik tetapi dari sisi kemanusiaan, persahabatan mereka tetap bersama, hal ini sekarang langka di Republik ini," jelasnya.
Di akhir seminar dilakukan penyerahan piagam penghargaan yang dilakukan Putu Cyntia Rizdyanti selaku ketua PMHD Unwar di penghujung acara sebagai ucapan terima kasih kepada pemateri.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2241 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2010 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1926 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1785 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun