Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Hotman Paris Motivasi Mahasiswa Lihat Peluang di Luar Daerah Hingga Internasional
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea dalam seminar mengatakan nantinya dapat memberikan motivasi kepada mahasiswa Hukum UNMAS Denpasar. Bagaimana motivasinya nanti mampu mahasiswa tidak saja berkutat pada peluang sebagai pegawai negeri namun bagaimana dunia pengacara (lawyer) itu sendiri yang mampu kita gali untuk meningkat kemampuan diri.
[pilihan-redaksi]
“Mahasiswa nantinya mampu melihat peluang tidak saja di daerah, namun mampu melihat peluang di luar daerah seperti di dunia internasional,” ujarnya.
Rektor UNMAS Denpasar, Dr. Drs. Sukamerta mengatakan kegiatan seminar Nasional yang dilaksanakan Fakultas Hukum UNMAS Denpasar berkaitan juga dengan yang telah mendapatkan nilai akreditasi A. Menghadirkan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea diharapkan dapat memberikan motivasi berkaitan dengan mata kuliah tentang entrepreneurship yang mampu memotivasi mahasiswa setelah mendapatkan gelar mampu menjadi entrepreneurship.
“Menghadirkan Bang Hotman Paris agar mampu memberikan motivasi kepada mahasiswa kami sehingga mampu melihat peluang dan mengikuti jejak narasumber kami sebagai entrepreneurship,”ujarnya.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2731 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2024 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1958 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1798 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun